by

10 tips Menghilangkan Ngorok Ketika Tidur

Ngorok atau bahasa ilmiahnya mendengkur ialah kebiasaan yang banyak dikerjakan tanpa sadar saat tidur. Kondisi mirip ini bergotong-royong tidak mampu dianggap sepele dan tak jarang menciptakan sobat sekamar terusik. Lantas, bagaimana sih cara menghilangkan ngorok saat tidur?

cara menghilangkan ngorok saat tidur

Bermacam Mitos Mengenai Ngorok Saat Tidur

Faktanya, ngorok dikala tidur bisa jadi mengambarkan mengalami kendala pada bagian pernapasan hingga memunculkan risiko terkena penyakit jantung.

Namun disisi lain pula, sebagian penduduk masih mempercayai banyak sekali mitos perihal ngorok, apa sajakah itu?

  • Ngorok berarti sedang tertidur pulas

Seringkali kau mendengar asumsi bahwa dikala ngorok memiliki arti tengah tertidur pulas. Padahal bahu-membahu ini hanyalah mitos dan ngorok ketika tidur bukan suatu keadaan wajar .

Sebab berdasarkan observasi yang ada, ngorok atau mendengkur merupakan indikasi adanya sleep apnea atau nafas terhambat.

Sleep apnea mampu terjadi pada siapa saja bahkan belum dewasa sekalipun.

Penyebabnya sendiri alasannya asupan oksigen tidak tersalurkan dengan cukup baik pada bab badan dan otak.

Apabila tidak segera diobati, keadaan ini justru mengakibatkan komplikasi, mirip persoalan hati dan jantung, serta diabetes tipe 2.

  • Ngorok tidak besar lengan berkuasa apapun kepada yang mendengarnya

Terkadang, niscaya kita merasa risih dikala teman kamar datang-datang saja ngorok bukan?

Meski dianggap sepele, tetapi ternyata mendengar orang yang sedang ngorok itu mampu mengembangkan risiko tekanan darah.

Bunyi ngorok juga mampu mengurangi kualitas tidurmu loh, dimana dengan sadar kau akan terbangun paling tidak selama 1 hingga 2 jam untuk bisa kembali tertidur.

  • Tidak ada obat untuk menyembuhkan kondisi ngorok

Siapa bilang ngorok tidak dapat disembuhkan? Buktinya sekarang telah banyak pengobatan, baik dengan menempuh metode operasi ataupun non-operasi, untuk mengatasi penyebab pasien ngorok alias mendengkur.

Melalui jalur operasi, dokter bakal menerangkan apa saja manfaat sekaligus risiko yang bakal kamu terima.

Jalur ini lazimnya dijalankan dengan beberapa penanganan, mirip Somnoplasty (memperkecil jaringan berlebih pada pengecap ataupun langit – langit), Tonsilektomi (memotong amandel yang menjadi penyebab ngorok), serta Laser-assisted uvula palatoplasty (mengatasi sleep apnea dengan cara mengencangkan bab tenggorakan serta langit-langit mulut).

(Baca Juga: Kenali Lebih Awal Gejala, Ciri dan Penyebab Diabetes)

Penyebab Ngorok Saat Tidur

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara menetralisir ngorok dikala tidur, setidaknya kau mesti paham dahulu apa saja yang menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

Soalnya selain persoalan hidung tersumbat dan sleep apnea, ngorok dapat terjadi karena beberapa hal dan termasuk pula kondisi medis tertentu, diantaranya ialah:

  • Penyakit gondok
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Obesitas atau kegemukan
  • Pembengkakan amandel
  • Bentuk tulang hidung bengkok
  • Posisi tidur telentang
  • Kurang tidur
  • Langit-langit pada ekspresi yang terlalu rendah
  • Posisi rahang salah akhir otot tegang

Cara Menghilangkan Ngorok Saat Tidur

Sudah tahu kan penyebab dari ngorok?

Sekarang saatnya kamu memutus teladan hidup yang tidak benar tersebut, karena memang ngorok alias mendengkur bukanlah suatu keadaan yang wajar .

Untuk membuat lebih mudah kau mengerti cara menghentikan keadaan tersebut, berikut CekAja berikan berita menawan khusus buat kau terkait cara menghilangkan ngorok ketika tidur.

1. Jangan tidur terlentang

Tidur telentang ialah salah satu aspek terbesar mengapa seseorang bisa ngorok saat tidur.

Posisi mirip ini justru menyebabkan pengecap dan area sekitar tenggorokan menjadi lebih rileks sehingga menyumbat jalan oksigen yang masuk.

Sebaliknya, para andal merekomendasikan untuk tidur dengan posisi miring, baik menghadap ke kanan maupun kiri.

Cara menetralisir ngorok ketika tidur yang satu ini dianggap lebih efektif, alasannya tidak menimbulkan masalah pernapasan.

Kamu juga bisa meninggikan posisi kepala dengan menaruh dua bantal sekaligus atau menggunakan bantal berskala besar dan panjang, untuk mempertahankan posisi tidur tetap menyamping sempurna.

(Baca Juga: 9 Cara Menjernihkan Mata secara Alami)

2. Memiliki waktu tidur yang benar

Faktor yang lain yang membuat seseorang ngorok alias mendengkur saat tidur alasannya tidak mempunyai waktu tidur yang cukup.

Umumnya, orang cukup umur membutuhkan istirahat panjang di malam hari sekitar 7 hingga 8 jam.

Kurang dari itu justru mampu menimbulkan aneka macam dilema medis, salah satunya mendengkur.

3. Rutin mengganti bantal setidaknya 6 bulan sekali

Menjaga kebersihan terutama kamar tidur itu penting loh. Karena ini merupakan salah satu daerah dimana kamu banyak menghabiskan waktu dan beraktivitas.

Makanya, jaga senantiasa kamar tidur kamu dengan membuang barang-barang yang tidak penting untuk mengurangi tempat bernaungnya abu.

Selain itu, kamu juga harus bersungguh-sungguh mengubah sarung bantal setidaknya dua kali dalam seminggu, dan bila memungkinkan ganti bantal yang digunakan tiap 6 bulan sekali.

Ini juga tergolong upaya untuk menangkal bubuk dan tungau bersarang di kawasan tidur maupun bantal guling, yang menjadi penyebab utama seseorang mengalami sesak nafas alasannya adalah alergi.

4. Olahraga verbal dan lidah

Tahukah kamu jika menjajal olahraga ringan yang satu ini bisa menjadi cara menghilangkan ngorok dikala tidur?

Ya, menurut para mahir kesehatan, dengan rutin latihan orofaringeal yang melibatkan lisan dan lidah dapat menghemat keadaan ngorok hingga 36 persen.

Caranya cukup mudah, seperti yang dilansir dari Health Detik, pertama kau cuma perlu mendorong ujung pengecap hingga ke langit-langit lisan lalu geser lidah ke arah belakang alias mundur.

Kedua, kerjakan teknik menghisap pengecap ke bagian atas dan tekan keseluruhannya hingga perihal langit-langit lisan.

Selanjutnya, tekan bab bawah lidah ke dasar mulut dan sementara itu pastikan ujung lidah menyentuh bagian bawah gigi depan.

Terakhir, angkat langit-langit atau uvula sambal menyampaikan aksara A.

5. Stop konsumsi alkohol

Cara menghilangkan ngorok dikala tidur yang berikutnya adalah dengan menghentikan asupan alkohol untuk tubuh.

Sebab, alkohol maupun obat penenang mampu menciptakan saluran pernapasan jadi lebih menyempit.

Akibatnya, terjadi penyumbatan hingga henti napas atau sleep apnea.

Tidak cuma itu saja, mengonsumsi alkohol pun ternyata mampu membuat kualitas tidur menjadi kurang baik.

Hal ini dikarenakan gelombang delta dan alpha di otak terjadi dalam waktu bersama-sama sehingga menciptakan pola tidur terusik.

Sebagai tambahan gosip, gelombang alpha pada otak lazimnya terjadi ketika kau sedang beraktivitas dan tidak beristirahat.

6. Obesitas, minimalisir berat badan

Kegemukan atau obesitas juga mampu menjadi pemicu seseorang mengalami ngorok di waktu tidurnya. Hal ini sudah banyak diungkapkan oleh peneliti di seluruh dunia.

Lemak yang menggumpal dan berujung pada pemikiran oksigen ke pernapasan terhambat adalah alasan utama mengapa rata-rata orang gemuk mesti melakukan diet.

Caranya ialah dengan meminimalkan takaran makan tergolong pula junk food serta melakukan olahraga yang terencana.

7. Menggunakan alat penyangga lisan

Untuk memakai alat penyangga ekspresi sebagai cara menghilangkan ngorok ketika tidur, perlu dikerjakan konsultasi terlebih dulu dengan dokter gigi.

Fungsi dari alat ini sendiri yaitu mempertahankan gigi dan otot rahang supaya tetap ditempatnya, sehingga tidak mengalami pelonggaran.

Pasalnya seperti yang dimengerti, kalau kedua bab tersebut longgar, kemungkinan sekitar area tenggorokan juga bakal rileks dan menjadi penghambat jalannya oksigen yang masuk ke pernapasan.

8. Minum air yang cukup menjelang tidur

Air putih sejatinya mempunyai banyak manfaat untuk badan manusia, salah satunya adalah supaya kau tetap terhidrasi bahkan dikala malam hari sekalipun.

Soalnya bila tidak berkala mengonsumsi air, terlebih menjelang tidur, kemungkinan sekresi hidung atau lendir berkembangdan menimbulkan kanal pernapasan menjadi terhambat sebab lengket pada sekitar area hidung.

Beberapa andal kesehatan menjelaskan, setidaknya keperluan air yang harus dicukupi oleh manusia berkisar antara 11 hingga 16 gelas per hari.

Meski sederhana, cara ini juga dianggap sangat ampuh untuk menetralisir ngorok dikala tidur.

9. Gunakan pelembab udara

Udara yang kurang higienis di sekitar kamar tidur juga bisa menciptakan kamu mengalami gangguan pernapasan maupun tenggorokan.

Untuk mengatasinya, kamu mampu gunakan pelembab udara seperti humidifier.

Agar kondisi ngorok berkurang dan tidur lebih nyaman, kau mampu coba menambahkan beberapa tetes essential oil dengan aroma lavender, mint, ataupun jeruk.

Jika intensitas ngorok masih sering terjadi, kamu bisa memakai minyak thyme untuk memijat bab dada dan kaki.

Minyak ini dianggap mampu melegakan pernapasan dan juga menenangkan.

10. Mengikuti mekanisme medis

Apabila semua cara menetralisir ngorok ketika tidur tadi telah pernah kau coba namun belum memperlihatkan tanda yang signifikan. Maka, enggak ada salahnya untuk kamu berkonsultasi pribadi ke dokter THT biar mendapatkan nasehat prosedur medis.

Biasanya para dokter yang menangani masalah mirip ini bakal menganjurkan pasiennya untuk operasi bedah jalan masuk pernapasan, somnoplasty, atau Continuous Positive Airway Pressure (CPAP).

(Baca Juga: 4 Merk Obat Penyubur Kandungan)

Sekarang belanja apa saja di marketplace bisa gunakan fitur kredit belanjaan tanpa kartu kredit dari Kredivo.

Di platform ini, kau bakal mendapatkan limit perlindungan bahkan hingga Rp30 juta.

Terus unggulnya lagi, tata cara PayLater yang diberikan pun cukup beragam, mulai dari era cicilan 3 bulan, 6 bulan, sampai dengan 12 bulan.

Tertarik? Segera unduh aplikasi Kredivo dan aktivasi akun kreditmu kini juga!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed