Home / Manfaat / Benarkah Saffron Untuk Parkinson?

Benarkah Saffron Untuk Parkinson?

Saffron adalah salah satu rempah yang bisa dikatakan paling banyak diburu orang saat ini. Walaupun banyak diburu, tetapi saffron memiliki harga yang bisa dikatakan sangatlah mahal. Saffron sendiri lebih sering digunakan pada masakan India, yakni nasi briyani untuk memberikan warna kuning pada nasi tersebut. Putik dari bunga Crocus Sativa ini biasanya diolah dengan cara dikeringkan dan memiliki rasa yang sedikit pahit serta beraroma rumput kering. 

Sudah sejak lama, saffron tidak hanya digunakan untuk rempah saja, melainkan juga obat tradisional alami. Hal ini dikarenakan kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Bahkan, dikatakan penderita parkinson bisa disembuhkan hanya dengan mengkonsumsi saffron. Namun apakah betul demikian saffron untuk parkinson? Simak penjelasan berikut ini. 

Penyebab parkison 

Parkinson merupakan penyakit yang terjadi karena kerusakan sel saraf pada suatu area di otak yang lebih dikenal dalam dunia kedokteran substantia nigra. Jadi saat otak berfungsi dengan baik, saraf – saraf pada otak inilah yang akan memproduksi zat kimia penting, yakni dopamine. Zat kimia dopamine itu adalah zat yang berguna untuk membawa pesan komunikasi antara substansia nigra dan korpus striatum serta daerah lainnya pada otak. Hal itulah yang berpengaruh pada pergerakan saraf. Namun, kelebihan dopamin bisa menyebabkan tubuh kehilangan kendali untuk menggerakan badan.

Nah, parkinson sendiri merupakan penyakit saraf yang bisa disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor usia. Orang dewasa yang masih muda jarang sekali terkena penyakit yang satu ini. Parkinson lebih banyak menyerang orang lanjut usia atau pertengahan. Usia 60 tahun ke atas menjadi usia yang rentan penyakit parkinson terjadi. 

Tidak hanya itu saja, jenis kelamin juga mempengaruhi penderita parkinson. Pasalnya, penderita parkinson laki – laki lebih banyak dibandingkan dengan perempuan. Tetapi tidak ada penjelasan lebih lanjut akan penyebab yang satu ini. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa ada perubahan otak pada penderita parkinson.

Saffron baik untuk penderita parkinson 

Saffron adalah bunga yang memiliki warna merah yang khas setelah dikeringkan. Namun begitu, bunga ini memiliki warna kuning terang yang biasa digunakan rempah – rempah dan banyak diburu oleh orang. Terutama saffron Kashmir, saffron terlangka dan terbaik di dunia. Tak ayal, kalau bunga saffron memiliki harga yang sangat fantastis. Harga perkilo saffron bisa sampai ratusan juta. Bahkan, satu kilo saffron bisa dihargai sekitar 54 juta hingga 270 juta.

Harga jual yang mahal ini disebabkan karena proses pengolahan saffron yang memakan waktu dan energi. Untuk memanen saffron saja, petani membutuhkan setidaknya banyak orang untuk bisa memanen 1-2 kg saffron per hektar. Bahkan untuk mendapatkan ½ kg saffron dibutuhkan 170 ribu bunga Crocus Sativa. Bahkan pengambilannya menggunakan pinset. Belum lagi, bunga saffron berhubungan setiap enam bulan sekali, yakni akhir september dan awal desember.

Harga selangit dari bunga saffron juga terjadi akan manfaat dari bunga saffron itu sendiri. Tidak hanya digunakan sebagai rempah saja, rupanya bunga saffron juga baik untuk pengobatan alami, mulai dari antikarsinogenik atau mencegah kanker, memperbaiki sistem imun dan antioksidan yang baik. Tidak hanya itu saja, saffron juga memiliki kandungan antitusif alami yang bisa meredakan batuk. 

Bahkan, saffron juga bisa digunakan untuk penderita parkinson. Saffron untuk parkison terjadi karena kandungan antioksidan dalam saffron yang membantu untuk melindungi sel – sel dalam tubuh dari stres oksidatif dan radikal bebas. Antioksidan dalam saffron yakni crocetin, crocin, safranal dan kaempferol.

Senyawa crocin dan crocetin adalah senyawa anti depresan yang melindungi sel – sel otak akan kerusakan yang progresif. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa parkinson adalah penyakit yang menyerang sel – sel yang ada di dalam otak. 

Lagipula, rasa dan aroma dari saffron mampu meningkatkan suasana hati, kemampuan konsentrasi berpikir dan memori otak. Tidak hanya itu juga, rasa dan aroma saffron membantu melindungi sel – sel yang ada di dalam otak dari stress oksidatif. 

Namun untuk lebih jelasnya apakah saffron untuk parkinson terbukti atau tidak, mungkin dibutuhkan beberapa percobaan dan penelitian terkait. Walaupun begitu, sifat dasar dari saffron yang kaya akan antioksidan sudah cukup sebagai pencegahan parkinson terjadi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *