by

Berlaku 20 Maret, Penting 5 Aturan Gres Keluar-Masuk Ri Alasannya Corona

Terus bertambahnya jumlah penderita Covid-19 alias Corona menciptakan pemerintah memperketat pergerakan manusia dari dan menuju luar negeri. Sampai Kamis (19/3) pukul 12.00 WIB, pemerintah mencatat sebanyak 309 pasien positif Covid-19, bertambah 82 masalah dibandingkan 227 pasien di hari sebelumnya.

paspor terkuat dan terlemah di dunia tahun 2020

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengimbau supaya warga negara Indonesia (WNI) membatasi bepergian ke mancanegara kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak dan tidak mampu ditangguhkan .

“Untuk WNI yang ketika ini sedang bepergian ke mancanegara, diharapkan untuk segera kembali ke Indonesia sebelum mengalami kesusahan penerbangan lebih jauh lagi. Perhatikan isu di aplikasi safe-travel atau hubungi hotline perwakilan RI terdekat di negara WNI berkunjung,” kata Retno.

Selain memperlihatkan imbauan tersebut, berikut yakni sejumlah kebijakan pengetatan pergerakan manusia dari dan menuju luar negeri yang dibuat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan berlaku efektif mulai pukul 00.00 WIB, tengah malam nanti Jumat (20/3).

  1. Penangguhan bebas visa

Terkait dengan masuknya warga negara aneh (WNA) dari semua negara, Retno menyatakan Pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival), dan Bebas Visa Diplomatik/Dinas ditundaselama 1 bulan.

(Baca juga: Parents, Ini 6 Cara Memberi Edukasi Virus Corona Pada Anak)

“Oleh sebab itu, setiap orang ajaib yang akan berkunjung ke Indonesia diharuskan memiliki Visa dari Perwakilan Republik Indonesia sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan. Pada dikala pengajuan visa mesti melampirkan surat informasi sehat/health certificate yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan yang berwenang di masing-masing negara,” ujarnya.

  1. Masih tutup penerbangan ke China dan sebagian Korea Selatan

Pemerintah juga meneruskan kebijakan penutupan penerbangan dari dan menuju seluruh kota di China dan Sebagian kota di Korea Selatan.

“Kebijakan kepada China masih berlaku sesuai dengan pernyataan tanggal 2 Februari dan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2020. Lalu kebijakan kepada Korea Selatan untuk Kota Daegu dan Propinsi Gyeongsangbuk-do masih sesuai dengan pernyataan 5 Maret 2020,” kata Retno.

  1. Larangan masuk bagi WNA dari 8 negara

Selain itu, pemerintah juga melarang masuknya WNA yang dalam waktu 14 hari terakhir berkunjung ke negara-negara berikut: Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Perancis, Jerman, Swiss, dan Inggris. Bahkan, cuma untuk sekadar transit.

  1. Perketat pemeriksaan kartu kesehatan

Selain itu, para pendatang atau travelers wajib mengisi dan menyerahkan kartu Health Alert Card (Kartu Kewaspadaan Kesehatan) kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum ketibaan di pintu masuk Bandara Internasional Indonesia.

“Jika dari riwayat perjalanan menunjukkan bahwa dalam 14 hari terakhir yang bersangkutan pernah berkunjung ke negara-negara tersebut, maka yang bersangkutan mampu ditolak masuk ke Indonesia,” kata Retno.

  1. Pemeriksaan aksesori bagi WNI dari 8 negara

Peraturan selanjutnya, bagi WNI yang berkunjung ke 8 negara tersebut di atas, akan dilakukan pemeriksaan embel-embel oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan setiba di Indonesia.

(Baca juga: Jangan Cuma Pamer Duit di ATM! Ini Daftar Artis yang Berdonasi Atasi Corona)

Apabila pemeriksaan embel-embel mendapatkan tanda-tanda awal Covid-19 maka akan dijalankan observasi pada akomodasi pemerintah selama 14 hari. Sementara, bila tidak ditemukan gejala permulaan maka sangat disarankan bagi WNI bersangkutan untuk melakukan karantina berdikari selama 14 hari.

“Perpanjangan izin tinggal bagi pendatang/travelers abnormal yang ketika ini berada di Indonesia dan sudah habis abad berlakunya, maka pengaturannya dijalankan sesuai dengan Permenkumham Nomor 7 tahun 2020,” tambah Retno.

Selain itu, bagi pemegang KITAS/KITAP serta pemegang izin tinggal diplomatik/dinas yang saat ini sedang berada di luar negeri dan izin masuknya akan selsai, menurut Menlu, maka pengaturannya juga sesuai dengan Permenkumham Nomor 7 tahun 2020.

“Kebijakan ini berlaku pada hari Jumat tanggal 20 Maret pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi sesuai dengan kemajuan,” pungkasnya.

Pengetatan keluar masuk Indonesia memang menjengkelkan, karena kamu yang telah berencana bepergian ke mancanegara terpaksa mesti membatalkan rencana tersebut. 

Namun, demi kebaikan dan kesehatan bersama tidak ada salahnya mengikuti kode pemerintah. Setelah suasana reda, gres deh jalan-jalan lagi.

Jangan lupa manfaatkan kredit tanpa agunan (KTA) Dana Cinta dari bank CTBC, untuk memenuhi semua kebutuhan liburan kamu nanti. Kamu bisa mengajukan tunjangan mulai dari Rp5 juta hingga Rp200 juta dengan cepat dan syarat yang gampang lewat CekAja.com. Tunggu apa lagi? Ajukan sekarang!   

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed