Cara Mendaftar Kartu Prakerja secara Online Tirawuta

Posted on

Cara Mendaftar Kartu Prakerja secara Online Tirawuta Efisien

Cara Mendaftar Kartu Prakerja secara Online Tirawuta –keadaan penduduk dunia saat ini  teruntuk Indonesia saat ini amat memprihatinkan imbas  musibah covid-19  lantaran masyarakat tiada sanggup beraktivitas lalu hanya bisa   berdiam diri di rumah, oleh karna itu untuk melindungi keberlangsungan  kesibukan Masyarakat dan buat untuk melengkapi kebutuhan bernafas maka sangat penting kiranya agar masyarakat segera mendapatakan bantuan modal,  Serta sarana kesehatan demi mencegah peredaran  virus corona salahsatunya kami akan jelaskan disini Cara Mendaftar Kartu Prakerja secara Online Tirawuta .

menilik respon  pemerintah Indonesia saat ini terkait jalan keluar covid-19 bisa dinilai sangat lambat serta tidak adanya kebijaksanaan dari pemerintah yang dapat memberikan dampak positif ditengah carut marutnya kondisi Negara akibat covid-19.

kontribusi dana atau apapun itu merupakan salah satu kondisi yang dibutuhkan untuk masyarakat, namun PSSB (pembatasan sosial skala besar) yang melukiskan kebijakan  penguasa yang tak lebih dari sekadar upaya untuk lepas tangan dari tanggungjawabnya terhadap warga Negara dari covid-19.

PSBB membuat warga negara berdiam diri di rumah tanpa dapat mencari reski  untuk mencukupi keperluan hidupnya lantas lalu masyarakat golongan ekonomi kebawa mau makan apa untuk memenuhi perutnya.

seharusnya dalam situasi wabah covid 19 seperti ini, kala masyarakat diminta perlu stay at home dan tidak keluar rumah menggali reski   maka keharusan bagi penguasa untuk menyerahkan makan warga negaranya yang sedang dibawa garis  kemiskinan.

Dan pertolongan dari pemerintah tersebut wajib di pastikan untuk mencukupi keperluan  masyarakat selama masa pandemi covid 19, bukan hanya asal memberi bantuan dan berusaha menyelesaikan perkara sosial secara pribadi, harusnya perkara  sosial di selesaikan dengan solusi sosial.

lantaran wabah penyebaran virus corona (Covid-19) bukan hanya berakibat pada kesegaran, melainkan juga perekonomian negara.

situasi ini boleh terpantau dari banyaknya para pekerja yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH), bahkan tidak sedikit yang tertekan harus merasakan pemutusan hubungan kerja (PHK).

dampaknya, orang-orang saat ini tidak lagi memiliki pemasukan, lebih-lebih para karyawan  yang mengharapkan upah harian.

untuk hal ini, penguasa pusat sudah  memutuskan untuk menyediakan kebutuhan pokok masyarakat golongan bawah, teruntuk semua yang mengalami dampak dari pandemi Covid-19

virus corona ini tidak dapat dipungkiri membawa banyak ketidakstabilan di aktivitas kita. Aktivitas diluar rumah dibatasi, sekolah diliburkan, objek wisata ditutup, perjalanan dibatalkan, pekerja dirumahkan bahkan banyak yang di-PHK. Banyaknya masyarakat yang menjadi pengangguran secara mendadak ini menjadikan pemerintah berupaya membuat suatu program untuk menolong karyawan yaitu kartu prakerja. Bantuan berbentuk Kartu Prakerja dari pemerintah adalah bukti nyata bagi setiap karyawan formal maupun non formal di Indonesia yang terimbas akibat penyakit corona. tetapi, muncul masalah baru, Bagaimana Cara mendaftar program kartu pra kerja?

Kartu PraKerja / Cara Mendaftar Kartu Prakerja secara Online Tirawuta

Tapi sebelumnya apa itu kartu prakerja? mengutip dari laman www.prakerja.go.id , kartu prakerja yakni program pengembangan kompetensi berwujud sumbangan uang yang diperuntukan untuk pencari kerja, karyawan ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kemampuan. Singkatnya seluruh warga Indonesia yang berusia 18 tahun keatas dapat mendaftarkan diri dalam program pemerintah ini. Namun untuk merespon dampak dari pandemi corona ini, kartu prakerja kini diutamakan untuk para pelaku usaha mikro yang terimbas kesehariannya.

Setelah mengetahui apa itu kartu PraKerja yang pastinya sangat diharapkan dan di tunggu-tunggu. Pasti banyak dari kalian yang ingin tahu bagaimana langkah membuat kartu PraKerja. Eitsss, nanti dulu. Sebelum beranjak kesana, apakah anda tahu selain sebagai sumbangan akibat virus corona apa lagi yang bisa didapat dengan mempunyai kartu PraKerja

Manfaat Kartu PraKerja

lantas apa saja manfaat yang dapat didapatkan oleh rakyat dengan mendaftarkan dirinya pada program kartu prakerja ini? manfaat yang bisa didapatkan oleh masyarakat jika memakai kartu PraKerja yakni mengutip dari situs web Prakerja, keuntungan dari Kartu Prakerja adalah setiap peserta akan memperoleh duit sebesar Rp3.550.000 dengan rincian sebagai berikut:

– Bantuan pelatihan senilai Rp1 juta

– Insentif setelah pelatihan senilai Rp600.000 setiap bulan (untuk 4 bulan)

– Insentif survei kebekerjaan senilai Rp50.000 setiap survei (3 kali survei) atau total Rp150.000 per peserta.

 

subsidi untuk pelatihan akan diberikan secara tidak langsung. Sementara itu, insentif akan diberikan dengan cara dikirim ke rekening bank atau e-wallet yang sudah didaftarkan di akun www.prakerja.go.id.

Itulah, manfaat yang didapatkan jika kita membuat kartu Prakerja, ada banyak sekali manfaat. Itulah mengapa kartu Prakerja ini sangat membantu kehidupan masyarakat. Namun, ada suatu yang tidak kalah penting lho! langkah terakhir sebelum bagaimana cara membuat kartu PraKerja adalah, anda harus mengerti syarat dan ketentuan yang harus di penuhi.

 

Syarat-Syarat Pembuatan Kartu Prakerja

 

Adapun ketentuan-ketentuan untuk mendaftar dalam program kartu prakerja ini yakni:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang berumur minimal 18 tahun (saat mendaftar)
  2. Tidak sedang menjalani pendidikan formal

Setelah mengerti dan mengetahui apa itu Kartu Prakerja, kemudian Manfaat yang didapat dengan membuat Kartu PraKerja, tak kalah penting kebijakan yang harus dilaksanakan untuk membikin Kartu PraKerja, saat ini kita akan mengulas  hal yang sangat pokok yakni bagaimana Cara membuat Kartu Prakerja.

Cara Membuat Kartu PraKerja

tapi kurangnya sosialisasi membuat banyak masyarakat yang bingung bagaimana caranya mereka mendaftarkan diri mereka untuk mengikuti program kartu prakerja ini. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk mendaftarkan diri Anda pada program kartu prakerja :

  1. Siapkan lebih dahulu beberapa surat individu yakni data lengkap diri dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP, nomor telepon (aktif), dan email (aktif)
  2. Membuat akun kartu prakerja di website resmi www.prakerja.go.id:

-input nomor ponsel atau alamat email yang aktif.

-Klik kolom Daftar

-Kemudian klik menu metode verifikasi.

-Masukan kode verifikasi yang diperoleh baik lewat SMS ataupun email.

-Jika sudah, maka pendaftaran berhasil dan pendaftar sudah memiliki akun kartu prakerja.

  1. Setelah selesai membuat akun kartu prakerja,  calon bisa segera mendaftarkan diri. Caranya yaitu :

-entri halaman prakerja.go.id,  masuk akun, dan tekan menu daftar kartu prakerja

-Isi form data diri pendaftaran sesuai

Nah itu merupakan kiat-kiat bagaimana cara membuat Kartu PraKerja yang baik dan benar. Setelah ini, tak perlu merasa takut lagi. Anda hanya melaksanakan dengan gampang dan cepat. Semoga projectrmasi mengenai Cara Membuat Kartu PraKerja dapat bermanfaat untuk anda.

selain itu, Presiden Jokowi juga memberitahukan bahwa pemerintah telah memperbanyak beberapa kebijakan bantuan lainnya, yaitu:

  1. Bantuan sosial (bansos) yang baru, yaitu Bantuan Khusus Bahan Pokok Sembako dari Pemerintah Pusat untuk masyarakat di DKI (Jakarta).

“Dialokasikan untuk 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta KK, dengan besaran Rp600.000 per bulan selama 3 bulan. Anggaran yang dialokasikan Rp2,2 triliun,” tambah Presiden.

  1. Bantuan Sembako untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang diberikan kepada 1,6 juta jiwa atau 576 ribu KK, sebesar Rp600.000 per bulan selama 3 bulan, dengan total anggaran Rp1 triliun.

Menurut Presiden Jokowi, pemberian bantuan khusus untuk Jabodetabek diberikan agar warga mengurungkan niatnya untuk mudik, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

  1. Masyarakat di luar Jabodetabek, akan diberikan Bantuan Sosial Tunai kepada 9 juta KK yang tidak menerima Bansos PKH maupun Bansos Sembako.

“Sekali lagi, kepada 9 juta KK, sebesar Rp600.000 per bulan selama 3 bulan, dan total anggaran yang disiapkan adalah Rp16,2 triliun,” kata Presiden.

  1. Sebagian Dana Desa juga segera dialokasikan untuk bantuan sosial di desa yang diberikan kepada kurang lebih 10 juta keluarga penerima dengan besaran Rp600.000 per bulan selama 3 bulan dan total anggaran yang disiapkan adalah Rp21 triliun.
  2. Memperkuat Program Padat Karya Tunai di kementerian-kementerian, yang total anggarannya adalah Rp16,9 triliun.

“Ini nanti ada di Kementerian Desa dengan Program Padat Karya Tunai Desa, ini targetnya adalah 59 ribu tenaga kerja. Kementerian PUPR dengan Program Padat Karya Tunai juga, targetnya 530 ribu tenaga kerja, dengan total nilai kurang lebih Rp10,2 triliun,” ujarnya.

Tak hanya itu, menurut Presiden, ada di kementerian-kementerian yang lain, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, kemudian Kementerian Perhubungan.

  1. Polri juga akan melaksanakan Program Keselamatan. Ini seperti Program Kartu Prakerja, yang dinamakan Program Keselamatan oleh Polri, yang mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan.

“Targetnya adalah 197 ribu pengemudi taksi, sopir bus atau truk dan kernet, akan diberikan insentif Rp600.000 per bulan selama 3 bulan. Anggaran yang disiapkan di sini adalah sebesar Rp360 miliar,” ujarnya

Melihat dari jumlah dana yang di gelontorkan pemerintah untuk masalah covid 19 ini sangat yang fantastis semoga ini bukanlah wadah dan momentum untuk mengisi kantong para koruptor yang rakus, sebab tidak menjadi rahasia lagi bahwa setiap dana yang di gelontorkan dengan jumlah yang luar biasa banyaknya dan tidak di sertai dengan pengawasan yang ketat  pada akhirnya hanya akan di makan para tikus – tikus serakah, dan dinikmati untuk kepentingan segelintir orang.

Disisi lain fenomena yang tak kalah menarik dibalik covid 19 ini adalah soal pengangguran. masalah sosial yang timbul ditengah pandemi covid 19 terkait kebajikan pemerintah terhadap para pencari kerja atau dengan kata lain para pengangguran, yang saat ini jumlah pengangguran mencapai  angka 7,5 juta jiwa. Ini menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2019  setara dengan 5,28 persen jumlah penduduk nasional. Dan di perkirakan dengan adanya pandemi covid 19 ini jumlahnya akan meningkat atau bertambah 5 juta jiwa, maka total pengangguran di 2020 bisa mencapai 12,05 juta jiwa masyarakat Indonesia.

Terkait dengan masalah pengangguran ini ditengah wabah covid 19 pemerintah memiliki kebijakan yang disebut kartu pra kerja yang diperuntukkan kepada para pengangguran

Pemerintah menyiapkan anggaran Kartu Prakerja sebesar Rp20 triliun, dua kali lipat dari rencana semula dikarenakan pandemi covid 19. Targetnya dikerek menjadi 5,6 juta orang.

Pendaftaran telah dibuka secara online melalui laman resmi prakerja.go.id dan telah dibuka 11 April 2020 sampai September 2020.

Menurut Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky, pada tahap pertama pihaknya  hanya akan menerima maksimal 164 ribu pendaftar per minggu. Pendaftaran dilakukan bertahap hingga semua kuota terisi. Pemerintah berniat menambah kuota mingguannya dari waktu ke waktu.

Gelombang pertamanya dibuka hingga Kamis 16 April yang lalu pukul 16.00. ‘’Jika belum berhasil diterima menjadi peserta pada gelombang pertama, pendaftar bisa  bergabung di gelombang selanjutnya, tanpa harus melakukan proses pendaftaran lagi,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resminya di  Jakarta, Senin (13/4/2020). Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran.

Pengumuman penerimaan peserta gelombang pertama  disampaikan Jumat 17 April lalu, dan pelatihan telah dimulai Sabtu 18 April di mitra digital platform. Pelatihan offline atau tatap muka bisa dilakukan setelah suasana pandemi mereda.

Program Kartu prakerja disambut antusias ditengah pandemi covid 19 oleh masyarakat . Sejak dirilis 20 Maret 2020 lalu, website resmi www.prakerja.go.id telah dikunjungi 2,4 juta unique visitors hingga 12 April 2020. Di hari pertama pendaftaran Tahap I 11 April lalu, ada lebih dari 1,1 juta visitors baru.

Ketua Komite Cipta Kerja, Menko Airlangga mengatakan, memastikan kapasitas dari sistem Kartu Prakerja (server, front-end, dan back-end system) bisa diandalkan melayani para pencari kerja itu. Hingga Minggu 12 April  2020 pukul 16.00 WIB, atau 21 jam setelah pendaftaran dibuka, tercatat yang melakukan registrasi sebanyak 1.432.133.

Dari jumlah itu, mereka  yang sudah melakukan verifikasi email 1.063.028 orang (73,85%), yang  melalui verifikasi NIK sebanyak 624.090 (43,65%), dan yang sudah mengambil program pelatihan atau join batch sebanyak 77.834 (5,43%).

Sasaran program Kartu Prakerja adalah korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pencari kerja, serta para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah melakukan pembaruan data dari kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah yakni melalui Dinas Tenaga Kerja, Pariwisata, Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan, atau asosiasi usaha yang terdampak seperti transportasi dan ritel. Update data itu untuk memastikan bahwa Kartu Prakerja itu tepat sasaran.

Airlangga mengatakan, lebih dari 900 pelatihan online, dengan beragam jenis dan tingkatan, dari pemula sampai tingkat mahir akan tersedia di delapan digital platform. Setengahnya adalah jenis pelatihan yang praktis, ringan, dan dapat menghasilkan pendapatan baru.

Bidang pelatihannya antara lain pengenalan teknologi projectrmasi untuk pemula, akuntansi untuk pemula, pelatihan da’i muda, menjadi MC andal, manajemen warung kopi, bahasa inggris praktis untuk pelaku pariwisata, dasar keterampilan housekeeping, dan belajar menjadi telemarketer.

Kepada penerima Kartu Prakerja akan diberikan pemberitahuan melalui email dan/atau SMS. Kartu Prakerja bukanlah kartu fisik, melainkan sebuah kode unik 16 angka yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran pelatihan. Peserta bisa memilih pelatihan yang diinginkan pada  platform digital mitra resmi program Kartu Prakerja, yaitu Tokopedia, Skill Academy by RuangguruMaubelajarapaBukalapakPintariaSekolahmuPijarmahir, dan Sisnaker.

Setiap penerima Kartu Prakerja akan mendapatkan paket manfaat total senilai Rp3.550.000, yang terdiri dari:

  • Bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1.000.000 yang dapat digunakan untuk membeli aneka pelatihan di digital platformmitra.
  • Insentif yang akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAjaOvo,atau GoPay milik peserta. Insentif ini terdiri dari dua bagian:
  1. Insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp600.000 per bulan selama empat bulan (Rp2.400.000).
  2. Insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp50.000 per survei untuk tiga kali survei (Rp 150.000).

Peserta dapat mengambil modul pelatihan selanjutnya apabila sudah menuntaskan pelatihan yang pertama. Bantuan akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima, peserta belum menggunakan Kartu Prakerja untuk pelatihan pertama. Sisa bantuan biaya pelatihan setelah pelatihan pertama dapat digunakan untuk membeli modul pelatihan selanjutnya hingga 31 Desember 2020.

Lalu bagaimana cara pendaftaran Kartu Prakerja secara online, apa saja syaratnya? Namun sebelum melangkah lebih lanjut, calon pendaftar harus menyiapkan beberapa dokumen dan pribadi yang harus disiapkan, yaitu:

  1. Data lengkap diri bersama Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
  2. Nomor telepon (aktif)
  3. Email(aktif)

Untuk teman – teman yang ingin mendaftar kartu prakerja prosedurnya sebagai berikut

Syarat Kartu Prakerja:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 18 tahun (saat mendaftar)
  2. Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

Para pekerja formal maupun projectrmal bisa mendaftar lewat laman resmi untuk mendapatkan Kartu Prakerja. Untuk mendapatkan Kartu Prakerja dari pemerintah, pendaftar harus punya akun terlebih dahulu melalui www.prakerja.go.id

Mendaftar akun Kartu Prakerja sangat mudah. Calon peserta bisa pakai nomor telepon atau alamat email yang aktif. Pendaftar hanya wajib mengisi data beserta projectrmasi yang benar pada situs resmi. Salah satunya mengisi nama dan data sesuai KTP yang disahkan negara.

 

Berikut ini cara membuat akun kartu pra kerja di laman resmi www.prakerja.go.id:

  1. Masukkan nomor ponsel atau alamat emailyang aktif.
  2. Klik kolom Daftar
  3. Kemudian pilih menu metode verifikasi.
  4. Masukan kode verifikasi diterima baik lewat SMS atapun email.
  5. Jika selesai, maka pendaftaran berhasil dan pendaftar sudah punya akun Kartu Pra Kerja.

 

Setelah beres membuat akun Kartu Prakerja,  calon bisa langsung mendaftarkan diri.

Caranya:

  1. Masuk laman prakerja.goi.id,  login akun, dan klik menu daftar Kartu Prakerja
  2. Isi formulir pendaftaran sesuai format yang disediakan
  3. Lalu, klik selanjutnya
  4. Langkah selanjutnya diminta mengisi tes kemampuan dasar.
  5. Kemudian, klik selesai.
  6. Setelah selesai melakukan mengisi formulir pendaftaran dan tes kemampuan dasar  pendaftar  akan menerima notifikasi lewat akun  yang sudah terdaftar. Dan bisa langsung buka akun  di situs Kartu Prakerja (prakerja.goi.d), setelah masuk akun,  tinggal klik menu Cek Status Pendaftaran.

Memilih Pelatihan

Setelah berhasil memiliki Kartu Prakerja, peserta bisa mengikuti pelatihan dan pemerintah akan memberikan uang insentif sebagai biaya pelatihan yang akan diikuti.

Sementara jenis pelatihan dan metode pelatihan dipilih sendiri oleh pemilik kartu, apakah pelatihan mau secara online atau secara offline. Peserta akan mendapat saldo secara nontunai melalui platform OVO, Link Aja dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Setelah selesai menentukan jenis pelatihan yang akan diikuti, peserta tinggal mengikuti pelatihan yang bisa dilakukan baik secara online maupun secara offline. Begitu pelatihan selesai diikuti, peserta akan mendapat sertifikat sesuai jenis pelatihan yang diikuti di lembaga yang memberikan pelatihan.

Didesain sebagai sebuah produk, program kartu Prakerja dikemas sedemikian rupa agar ia memberikan nilai bagi pengguna sekaligus memberikan nilai bagi sektor swasta.

Jalan digital melalui marketplace dipilih untuk memudahkan pengguna mencari, membandingkan, memilih, dan memberi evaluasi. Karena hanya dengan cara ini, produk bisa terus diperbaiki, tumbuh, dan relevan. Menggandeng pelaku usaha swasta, program ini adalah wujud kerja sama pemerintah dan swasta dalam melayani masyarakat.

Kartu Prakerja tak hanya untuk mereka yang  mencari pekerjaan, melainkan juga untuk buruh, karyawan dan pegawai. Pendeknya, semua warga bangsa yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah, boleh mendaftar. Program ini tidak dibatasi batas atas usia, karena belajar dan berlatih tak mengenal umu. Lifelong learning. Namun, prioritas diberikan kepada pencari kerja usia muda. Karena langkah pertama di dunia kerja akan membawa pada langkah-langkah selanjutnya yang lebih gemilang di masa depan.

Solusi Kartu PraKerja

  1. Membantu meringankan biaya pelatihan yang ditanggung pekerja dan perusahaan
  2. Mengurangi biaya untuk mencari projectrmasi mengenai pelatihan
  3. Mendorong kebekerjaan seseorang lewat pengurangan mismatch
  4. Menjadi komplemen dari pendidikan formal

 

Wabah virus corona atau Covid-19 menyebar cepat di Indonesia. Kondisi seperti ini berdampak pada perekonomian, khususnya di sektor usaha. Alhasil, demi kelancaran ekonomi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran kredit bagi pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

Mengutip dari salah satu postingan OJK di Instagram, Sekar Putih Djarot, Juru bicara OJK mengungkapkan kelonggaran cicilan ini diberikan kepada debitur UMKM yang benar-benar terdampak Covid-19 dan beritikad baik seperti sektor projectrmal, usaha mikro, pekerja berpenghasian harian yang memiliki kewajiban pembayaran kredit untuk menjalankan usaha produktif mereka.

Mengenai hal ini, OJK telah mengeluarkan POJK 11/POJK.03/2020 yang di dalamnya memuat jelas tentang berbagai macam bentuk relaksasi kredit mulai dari penurunan suku bunga, perpanjangan waktu kredit dan lainnya

Hasil kebijakan keringanan kredit untuk UMKM ini tentunya berdasarkan dari penyampaian Presiden Joko Widodo yang menerima adanya keluhan dari usaha-usaha mikro dan usaha kecil mengenai kesulitan yang mereka hadapi sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Bagi debitur UMKM yang terdampak Covid-19 dan ingin bisa mendapatkan kelonggaran cicilan kredit ini, ada beberapa syarat dan ketentuan yang dikeluarkan oleh OJK. Simak dan pahami ulasannya berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari laman resmi OJK.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Syarat Kelonggaran Kredit UMKM

Berdasarkan dari POJK 11/POJK.03/2020, berikut syarat yang harus dipenuhi para debitur UMKM yang terdampak Covid-19:

  1. Debitur terkena dampak Covid-19 dengan nilai kredit atau leasingdi bawah Rp 10 miliar untuk antara lain pekerja projectrmal, penghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (kredit UMKM dan KUR).
  2. Keringanan dapat diberikan dalam periode maksimal satu tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu, atau hal lain yang ditetapkan oleh bank/leasing.
  3. Mengajukan kepada bank/leasingdengan menyampaikan permohonan melalui saluran komunikasi bank/
  4. Jika dilakukan secara kolektif, misalnya melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank/
  5. OJK menghimbau kepada seluruh UMKM yang terdampak Covid-19 dan ingin mendapatkan keringanan kredit tidak perlu datang ke bank atau perusahaan pembiayaan (leasing).
  6. Setiap bank/leasingakan memberikan pengumuman mengenai arahan pengajuan keringanan kredit melalui website dan call center
  7. Khusus debitur UMKM yang tidak termasuk dalam syarat pemenuhan keringanan kredit di atas, bank/leasingmemiliki kebijakan keringanan kredit/leasing, sehingga debitur dapat berkontak langsung melalui sarana komunikasi yang selama ini digunakan dan tetap tidak perlu hadir atau tatap muka.
  8. Debitur harus selalu mengikuti projectrmasi resmi yang diberikan dari bank/leasing. Selain itu, debitur juga jangan mudah percaya dengan projectrmasi yang sumbernya tidak jelas alias hoax.

 

Cara Lapor OJK Jika Debt Collector Nagih

Jika ada pihak tertentu atau debt collector yang melakukan terror penagihan cicilan atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, debitur UMKM berhak melaporkannya ke pihak yang bersangkutan, antara lain:

  • Melaporkannya ke pihak bank/leasing
  • Melaporkan ke OJK dengan menghubungi nomor 157, WA 081 157 157 157 atau email ke [email protected]dengan menyebutkan nama perusahaan bank/leasing dan masalah yang dihadapi

Daftar Bank dan Leasing yang Berikan Keringanan Kredit UMKM

Berikut beberapa bank di Indonesia baik bank umum, bank pembangunan daerah dan bank syariah serta perusahaan leasing yang memberikan keringanan kredit terhadap UMKM terdampak Covid-19, di antaranya:

Bank Umum: Bank Mandiri, Bank BRI, BNI, Panin Bank, Permata Bank, BTPN, DBS, Bank Index, Bank Ganesha, NOBU National Bank, Bank Victoria, Bank Jasa Jakarta, Bank Mas, Bank Sampoerna, IBK Bank, Bank Capital, Bank Bukopin, Bank Mega, Bank Mayora, UOB Indonesia, Bank FAMA, Bank Mayapada, Bank Mandiri Taspen, Bank Resona Perdania, Bank BKE, BRI Agro, Bank SBI, Bank Artha Graha Internasional, Commonwealth Bank, HSBC, ICBC, P.Morgan, OK Bank Indonesia, MNC Bank, KEB Hana Bank, Shinhan Bank, Standard Chartered, Bank of China, Bank BNP Paribas Indonesia dan Bank Artos.

Bank Daerah: Bank Bjb, Bank BPD Bali, Bank NTT.

Bank Syariah: Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank NTB Syariah.

Perusahaan Leasing: Seluruh perusahaan pembiayaan yang dibawah organisasi Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan FIFGROUP.

UMKM Aman, Tetap Bayar Cicilan

Tak semua debitur UMKM bisa menikmati kelonggaran cicilan kredit, melainkan hanya yang benar-benar usahanya terdampak covid-19 saja. Artinya sejak wabah covid-19 masuk Indonesia, omzet usahanya mengalami penurunan sehingga kesulitan untuk bayar cicilannya.

Sementara debitur UMKM yang tidak terdampak dan keuangan UMKM tetap dalam kondisi yang aman, maka kewajiban dalam membayar cicilan tetap harus dilaksanakan. Sebab, jika semua debitur tidak melakukan pembayaran cicilan, secara otomatis perbankan tidak berjalan dan ini hanya akan memperburuk keadaan ekonomi negara.

Bagi debitur UMKM yang pembayarannya sudah bermasalah sebelum wabah corona dan mengalami tambahan masalah akibat corona, pelaku usaha yang bersangkutan harus menghubungi perbankan maupun kantor leasing masing-masing.