by

Cara Sholat Taubat

Tanya:

Assalamu alaikum wr. wb.

Apakah orang yang pernah meninggalkan shalat dengan sengaja (bukan sebab lupa atau tertidur) mesti mengubah shalat sejumlah yang ia tinggalkan? Bagaimana dengan orang yang pernah tidak mengemban shalat sejumlah tahun, bagaimana teknik mengubah shalatnya?
Terima kasih, Wassalam

Miswar, Makassar

Jawab:

Wa’alaikumussalam Wr.Wb.

Seseorang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dihukumi telah mengerjakan sebuah dosa besar dan mesti baginya guna segera bertaubat untuk Allah dengan taubat nashuhah (sebenarnya taubat) dari perbuatannya tersebut, serta menyesali seluruh perbuatannya dengan mengerjakan qadha terhadap semua shalat yang ditinggalkannya sebagaimana pendapat jumhur fuqoha dan pendapat mazhab yang empat. Akan tetapi bilamana ia tidak memahami jumlah shalat-shalat yang ditingalkkannya tersebut maka mesti baginya guna mengqadha shalat-shalat yang ditinggalkannya tersebut sehingga ia mempercayai bahwa telah tidak terdapat lagi kewajiban tersebut (qadha) baginya.

Di antara alasan diwajibkannya Qodha ialah sebagaimana sabda Rasulullah, “Dan janji Allah lebih berhak guna diqadha (ditunaikan)” (HR. Muslim). Juga menurut sabda Rasulullah yang mewajibkan untuk yang tak sempat atau tertidur untuk mengemban sholat saat dia ingat, maka untuk yang sengaja meninggalkannya lebih wajib guna mengqodhanya.

Adapun teknik mengqodhanya dilakukan kapanpun waktunya cocok dengan keterampilan dia, baik di siang hari  maupun di malamnya dengan meningkatkan sholat dari sholat yang lima masa-masa yang dia lakukan pada hari tersebut dengan mengemban sholat pada satu hari tersebut untuk dua hari sholat yang  ia tinggalkan, begitu seterusnya, dapat selama satu tahun ataupun lebih, sampai-sampai ia yakin telah menggantikan seluruh sholat yang ia tinggalkan.

Berdasarkan keterangan dari Imam Ahmad dalam riwayat Sholih, “Hendaklah seorang yang meninggalkan sholat guna mengubah sholatnya hingga ia mempercayai bahwa sholat-sholat tersebut telah ia gantikan semua, dan hendaklah ia melulu mencukupkan dengan sholat yang mesti saja dan tidak perlu mengerjakan sholat rawatib ataupun sholat-sholat sunah di antaranya, sebab sholat yang mesti lebih urgen untuk menjadi kesibukkannya, sebab Nabi SAW saat terlewatkan empat sholat pada perang Khandaq, Rasulullah menyuruh Bilal guna iqomat kemudian Rasulullah mengemban sholat zhuhur, lantas memerintahkan Bilal lagi guna iqomat dan mengemban sholat asar, lantas setelah tersebut memerintahkan untuk mengemban sholat maghrib, lantas memerintahkan Bilal utuk iqomat, kemudian Rasulullah mengerjakan sholat isya, dan tidak mengerjakan sholat sunah salah satu sholat-sholat tersebut.”

Hal di atas bilamana jumlah shalat yang ditinggalkannya masih memungkinkan untuk dirinya guna mengqadhanya bakal tetapi andai jumlahnya telah terlalu banyak, contohnya bertahun-tahun lamanya dirinya tidak mengemban shalat, sementara dia sudah berjuang untuk mengqodha sholat-sholat tersebut, tetapi ia tidak mampu lagi guna mengqadhanya sebab terlalu berat, maka lumayan baginya guna bertaubat untuk Allah dengan taubat nashuha, menggandakan amal sholeh lainnya serta menggandakan sedekah, serta bukan lagi mengulangi perbuatannya meninggalkan shalat di waktu-waktu berikutnya. Rasulullah bersabda: “Taubat menutupi apa-apa yang sebelumnya, dan Islam menghancurkan apa-apa yang sebelumnya.”

Wallahu ‘alam bishowab.

Ust. H. Zulhamdi M. Saad, Lc

Rubrik tanya jawab Ramadhan ini dirawat oleh Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi). Kirim pertanyaan kita ke: Media  

Cara Sholat Taubat – cara sholat taubat

Panduan Tata Cara Sholat Taubat for Android - APK Download - cara sholat taubat
Panduan Tata Cara Sholat Taubat for Android – APK Download – cara sholat taubat | cara sholat taubat
Tentang Islam - Cara sholat taubat  Facebook - cara sholat taubat
Tentang Islam – Cara sholat taubat Facebook – cara sholat taubat | cara sholat taubat
Tata Cara Sholat Taubat [LENGKAP] - Ust
Tata Cara Sholat Taubat [LENGKAP] – Ust | cara sholat taubat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *