Ciri-Ciri Daging Sapi Segar Yang Kondusif Untuk Disantap!

Posted on

Jangan asal beli atau terima, ciri-ciri daging sapi segar tampaknya wajib untuk diketahui, sebelum diolah. Terlebih, dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, pastinya akan ada banyak masyarakat, yang semangat untuk mengolah masakan daging, baik beli di pasar, maupun dapat dari tunjangan binatang qurban. 

Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi!

Pasalnya, tidak hanya tau kiat mengolah daging sapi saja, karena kau juga mesti paham dalam mengetahui ciri-ciri daging sapi segar. 

Dengan mengetahui ciri-ciri daging sapi segar, masakan yang diinginkan juga akan sukses, dan menjadi olahan yang sempurna. Terlebih, idul fitri Idul Adha telah tinggal hitungan jam, daging sapi segar pun dipastikan sudah siap diolah, untuk dicicipi keesokan harinya. 

Kandungan Gizi dan Nutrisi Daging Sapi

Sebelum kita membicarakan terkait ciri-ciri daging sapi segar, apa kamu sudah tahu, apa saja sih kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung di dalam daging sapi? 

Di Indonesia sendiri, daging sapi tergolong sumber protein hewani yang paling disukai, karena mempunyai rasa yang yummy, gurih, dan cocok dimasak selaku masakan apapun.

Umumnya, daging sapi diolah menjadi kuliner rendang, soto, sop buntut, empal, deng-deng, satai, dan masih banyak lagi. Selain lezat, tentunya daging sapi ini mempunyai bermacam-macam nutrisi yang terkandung. 

(Baca Juga: Cara Cek Kadar Asam Urat Beserta Gejala)

Dilansir dari halodoc.com, setiap 100 gram daging sapi, setidaknya mengandung:

  • Protein 26 gram.
  • Lemak trans 1,1 gram.
  • Vitamin D 7 IU.
  • Vitamin B6 0,4 miligram
  • Vitamin B12 2,6 µg.
  • Kalori (kilokalori) 250.
  • Lemak 15 gram.
  • Lemak bosan 6 gram.
  • Magnesium 21 miligram.
  • Kalsium 18 miligram.
  • Zat besi 2,6 miligram.

Nah, itu ia sederet kandungan gizi dan nutrisi yang ada dalam daging sapi. Sudah gak sabar untuk mengolah dan menikmati? Yuk, eksklusif ke pasar daging, sambil pahami ciri-ciri daging sapi segar yang dilansir dari berbagai sumber, dan pastinya aman dikonsumsi berikut ini.

Ciri-ciri Daging Sapi Segar

1. Terdapat Cap RPH

Terdapat Cap RPH - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Ciri-ciri daging sapi segar yang pertama ialah mempunyai cap Rumah Potong Hewan (RPH), yang menandakan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar.

2. Warna Merah Segar

Warna Merah Segar - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Ciri-ciri daging sapi segar berikutnya adalah mempunyai warna merah segar, yang juga merupakan warna alami daging sapi. Sementara, untuk daging sapi muda, dagingnya berwarna merah muda.

Jika daging sapi mempunyai warna kebiruan, maka telah dipastikan, kondisi daging telah memburuk, dan mengarah pada keadaan bau.

3. Bau Khas Daging Sapi

Bau Khas Daging Sapi - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Meski daging mentah bila segar daging sapi akan mengeluarkan bacin khas daging sapi. Jika, amis sudah bermetamorfosis wangi anyir, itu menerangkan daging berkondisi jelek.

4. Tekstur Kenyal dan Padat

Tekstur Kenyal dan Padat - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Ciri-ciri daging sapi segar berikutnya ini, wajib kau sentuh, untuk memastikan, apakah daging memiliki tekstur kenyal dan padat. Coba kamu tekan dengan ujung jari, dan lihat jika daging yang kembali naik sempurna saat ditekan, pertanda kesegaran daging. 

Sedangkan, jika tekanan di daging meninggalkan lekukan ke dalam, maka daging memiliki kualitas yang jelek. Daging yang telah nyaris bau, biasanya juga telah berlendir.

5. Perhatikan Serat Daging

Perhatikan Serat Daging - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Pada ciri-ciri daging sapi segar berikutnya ini, terlihat serat halus pada daging dan sedikit berlemak. Kamu harus jeli, dalam memeriksa ciri daging yang satu ini.

6. Periksa Lemak pada Daging

Periksa Lemak pada Daging - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Lemak pada daging sapi segar, lazimnya berwarna putih gading, kekuningan. Selain itu, keadaan lemak juga masih elastis dan kencang. 

Jika lemak sudah lembek dan kendur, bisa jadi daging telah mulai membusuk, serta dihinggapi lalat yang tidak wajar.

7. Perhatikan Tempat Penjualannya

Perhatikan Tempat Penjualannya - Ciri-ciri Daging Sapi Segar yang Aman untuk Dikonsumsi

Daging sapi yang segar, lazimnya berasal dari tempat penjualan yang bersih dan bersih. Makara, carilah penjual daging, yang memiliki keadaan daerah yang bersih.

Percuma, jika pedagang memasarkan daging segar, namun tempatnya tidak higienis. Karena mampu mengakibatkan bakteri dan bakteri, masuk ke dalam daging, sehingga membuat daging gampang dan cepat amis. 

Bahaya Konsumsi Daging yang Tidak Segar

Meski kau berbelanja daging sapi dalam keadaan segar, di pasar atau supermarket, namun kamu juga harus diperhatikan kebersihannya ketika telah hingga di rumah.

Pasalnya, daging sapi mentah sangat rentan untuk ditumbuhi bakteri atau jamur, sehingga gampang anyir. Nah, kalau daging bacin ini dimakan, sangat mungkin akan menimbulkan problem bagi kesehatan kamu dan keluarga yang mengkonsumsinya. 

Bahkan, dikala daging yang sudah mulai tidak segar ini, sudah diolah dalam suhu tinggi. Sehingga, mengonsumsi daging sapi yang busuk, tetap berisiko membuat seseorang mengalami keracunan kuliner.

Tidak cuma keracunan, bahkan dikala kau makan olahan daging segar, yang tidak terkontrol juga bisa sebabkan penyakit. Nah, maka dari itu, sebelum konsumsi olahan daging sapi, lebih baik simak dahulu nih informasi penting berikut ini.

(Baca Juga: 10 Cara Memasak Daging Biar Empuk)

Hal-hal yang Harus Diperhatikan ketika Makan Daging

Sebelum memakan daging, baik itu sapi atau kambing, keduanya tentu mempunyai kelebihan dan keuntungannya sendiri. Namun, manfaat akan terserap, kalau disantap secara tepat.

Dengan begitu, kamu akan terhindar dari risiko yang mungkin muncul. Yuk, pribadi simak hal yang harus kamu perhatikan, dikala hendak konsumsi olahan daging:

  • Cukup Makan dengan ukuran satu porsi saja atau seukuran telapak tangan.
  • Pilih daging yang tidak banyak mempunyai lemak. Karena, ada bagian-bagian tertentu yang terdapat lemak bosan yang tinggi.
  • Perhatikan cara mengolah, terutama bagi kau yang miliki kadar kolesterol tinggi, dan tetap ingin makan daging, biasakan olah dengan cara direbus, ditumis, atau dipanggang. Hindari daging yang digoreng alasannya akan menyerap minyak lebih banyak lagi.

Selain berguna untuk asupan nutrisi badan, bila mengkonsumsinya dengan cara yang tidak tepat, maka olahan daging mampu mengakibatkan banyak sekali risiko penyakit serius. Seperti kolesterol, hipertensi, stroke, anyir ekspresi, dan lain-lain. 

Maka dari itu, di momen idul fitri Idul Adha yang bertaburan olahan daging, kamu mesti berilmu mengendalikan diri, konsumsi kuliner sebanding untuk menurunkan kadar kolesterol, dan jangan lupa miliki asuransi kesehatan, selaku persiapan. 

Asuransi kesehatan pasalnya sangat penting untuk dimiliki, bagi kamu yang berisiko besar terserang penyakit, khususnya di momen mirip ini. Selain meminimalisir terjadinya risiko penyakit, asuransi kesehatan juga mampu meminimalkan kerugian finansial.

Kaprikornus, sudahkah kau memiliki asuransi kesehatan dikala ini? Yuk, yang belum memiliki, secepatnya ajukan produk asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, melalui CekAja.com.

Di CekAja.com, kau bisa menerima produk asuransi kesehatan, dari banyak sekali perusahaan asuransi kesehatan ternama di Indonesia, sesuai dengan keperluan dan kondisi finansialmu.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi situs CekAja.com, dan peroleh produk asuransi kesehatan terbaik, sebelum telat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *