Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 13 Okt 2021 09:26 WIB ·

Dorong Perilaku Kelola Sampah Mandiri, Otsuka Bangun Bank Sampah


 Dorong Perilaku Kelola Sampah Mandiri, Otsuka Bangun Bank Sampah Perbesar


JawaPos.com – PT Amerta Indah Otsuka meresmikan program Otsuka Ecovillage Bank Sampah Sehati di area pabrik Sukabumi, Jawa Barat. Peresmian ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk pengelolaan sampah yang lebih bermanfaat.

Direktur Utama Amerta Indah Otsuka Sudarmadi Widodo mengatakan, masalah sampah adalah hal yang berskala nasional, bahkan global. Tentunya, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Kita membuat program Otsuka Ecovillage, ini yang kita sasar adalah untuk mendorong perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri, sehingga di TPA tidak menggunung,” ungkap dia dalam Opening Ceremony Otsuka Ecovillage Bank Sampah Sehati, Rabu (13/10).

Ia menyampaikan bahwa pada awalnya, pihaknya mengalami kendala dalam sosialisasi.

“Awal-awal itu cukup sulit karena sampah itu dinilai kotor, sudah dari dulu ini masalah, Otsuka pun mendukung komitmen perbaikan lingkungan lewat Bank Sampah. Kita akan dampingi sampai sukses,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden Komisaris Amerta Indah Otsuka Roy Sparinga menambahkan, pihaknya melalui pendampingan edukasi, pembuatan fasilitas pengolahan sampah untuk didaur ulang secara profesional. Bank sampah yang merupakan pilot project ini pun diyakini akan membawa dampak bersih, sehat, nyaman dan bernilai ekonomi untuk masyarakat.

“Trennya sekarang sudah mengarah ke model circular economy. Kita menghadapi masalah global, keragaman hayati kita semakin berat. Untuk itu kita kelola sampah ini untuk menghasilkan pergerakan ekonomi,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Camat Cicurug Ading mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi pihak Otsuka selaku perusahaan swasta yang memiliki komitmen peduli terhadap lingkungan. Pasalnya, potensi menggunungnya sampah di Cicurug pun cukup besar.

“Penduduk Cicurug 135 ribu, 71 ribu KK. Misalnya sehari ibu-ibu membawa belanja dua plastik kresek, itu ada 142 ribu kresek. Tanpa pengelolaan, itu jadi musibah,” imbuh dia.

“Mudah-mudahan dengan ini jadi bernilai ekonomis, masyarakat perlu membantu menjaganya untuk menangani masalah di Kecamatan Cicurug. Kita butuh perusahaan yang memiliki kepedulian seperti ini,” pungkasnya.





Antara News

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kilau Emas Mingguan di Pasar Spot Naik, Antam Turun Rp 12.000 Per Gram

16 Oktober 2021 - 07:49 WIB

alexametrics

Angkatan Kerja Pendidikan SMP ke Bawah Masih di Atas 50 Persen

16 Oktober 2021 - 06:11 WIB

Angkatan Kerja Pendidikan SMP ke Bawah Masih di Atas 50 Persen

Kemenhub Terbitkan SE Soal Aturan Terbaru Penerbangan Internasional

16 Oktober 2021 - 05:15 WIB

Kemenhub Terbitkan SE Soal Aturan Terbaru Penerbangan Internasional

Kunjungi Temanggung, Mentan Inginkan Scale-Up Food Estate Hortikultura

16 Oktober 2021 - 02:49 WIB

Kunjungi Temanggung, Mentan Inginkan Scale-Up Food Estate Hortikultura

BPS Sebut Ekspor Sayur-sayuran Naik Tinggi pada September 2021

16 Oktober 2021 - 02:45 WIB

BPS Sebut Ekspor Sayur-sayuran Naik Tinggi pada September 2021

Marak Perusahaan Pinjol Ilegal Meresahkan Warga, Begini Respons OJK

15 Oktober 2021 - 13:08 WIB

Hati-hati Tertipu Jasa Keuangan Palsu, Ikuti 5 Langkah Ini
Trending di Ekonomi