Menu

Mode Gelap

News · 14 Okt 2021 09:49 WIB ·

Foto: Membatik Motif Khas Aceh


 Foto: Membatik Motif Khas Aceh Perbesar


Foto: Membatik Motif Khas Aceh
Membatik motif khas Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Oliya M (56 tahun) baru saja mencelupkan sehelai kain dengan motif batik ke dalam bak air. Kain itu kemudian berubah warna dari putih menjadi kuning. Pria paruh baya ini sedang mewarnai kain, bagian dari proses pembuatan batik yang diproduksi di Rumoh Batik Aceh, Pagar Air, Aceh Besar.

Sudah 14 tahun Oliya menjadi koordinator pembuatan batik binaan Dekranasda di Rumoh Batik Aceh. Pria asal Cirebon Jawa Barat ini memproduksi beragam motif khas Aceh. Dia juga melayani orderan motif, warna, serta bahan kain yang diinginkan pemesan, baik barupa batik cap maupun batik tulis.

“Dengan 13 pekerja yang ada saat ini, dalam sebulan rata-rata kami mampu memproduksi 200 sampai 250 potong kain batik,” kata Oliya, Rabu (13/10/21).

Foto: Membatik Motif Khas Aceh (1)
Pekerja membuat batik di Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Untuk harga, menurut Oliya sangat tergantung bahan kain, jika sutra bisa mencapai Rp900 ribu per helai pakaian. “Paling murah bahan dari kain katun, kain rayon, atau kain dobi. Bisa dijual Rp200 ribu untuk satu potong pakaian.”

Pandemi COVID-19 ikut berdampak terhadap permintaan kain batik produksinya, yang kini rata-raya permintaan tiap bulan persen dari saat normal sebelumnya. “Yang order biasanya intansi. Baik pemerintah maupun swasta. Ini yang kami sedang kerjakan permintaan dari Pemerintah Aceh. Sebelumnya kami baru selesai memenuhi permintaan Bank Aceh,” jelasnya.

Jika orderan lagi sepi, Oliya dan pekerjanya membuat batik dengan motif bebas, umumnya yang banyak diminati, seperti motif pinto Aceh atau motif rencong. Hasilnya ditempatkan di galeri Dekranasda. []

Lihat foto-foto berikut:

Foto: Membatik Motif Khas Aceh (2)
Alat membatik. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Membatik Motif Khas Aceh (3)
Canting untuk membuat motif di kain batik. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Membatik Motif Khas Aceh (4)
Oliya menggambar motif. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Membatik Motif Khas Aceh (5)
Motif pinto Aceh di kain batik. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Membatik Motif Khas Aceh (6)
Mencelupkan kain dalam bak air. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Membatik Motif Khas Aceh (7)
Cetakan motif pinto Aceh untuk membuat batik. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Membatik Motif Khas Aceh (8)
Produksi kain batik di Rumoh Batik Aceh. Foto: Suparta/acehkini



Antara News

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Laut Memanggilku diganjar Film Pendek Terbaik di Festival Busan

15 Oktober 2021 - 19:58 WIB

Laut Memanggilku diganjar Film Pendek Terbaik di Festival Busan

Dijanjikan Bantuan COVID-19, Perempuan di Sumut Diperas usai Kirim Foto Bugil

15 Oktober 2021 - 19:00 WIB

Wakili Indonesia, Yuni Melenggang ke Ajang Oscar

15 Oktober 2021 - 18:57 WIB

Wakili Indonesia, Yuni Melenggang ke Ajang Oscar

Apa Arti Tahi Lalat di Kening dan Bagian Wajah Lainnya?

15 Oktober 2021 - 18:56 WIB

8 Letak Tahi Lalat yang Membawa Sial, di Mana Saja?

15 Oktober 2021 - 18:17 WIB

Ratusan Suporter PSS Sleman Bentrok dengan Polisi, Gas Air Mata Ditembakkan

15 Oktober 2021 - 18:00 WIB

Trending di News