Menu

Mode Gelap

- · 1 Des 2020 21:48 WIB ·

Hari Hak Pelanggan Sedunia: 3 Jurus Jitu Lepas Dari Jerat Utang Kartu Kredit


 Hari Hak Pelanggan Sedunia: 3 Jurus Jitu Lepas Dari Jerat Utang Kartu Kredit Perbesar

Kartu kredit, siapa yang tidak memilikinya. Rasa-rasanya hampir setiap dari kau pasti sudah menggenggam dan menggunakannya untuk mencukupi keperluan hidup yang makin lama makin tinggi.

Tetapi jangan salah, walaupun termasuk dalam kartu sakti, bila sampai salah memanfaatkannya malah akan menjadi beban buat kau.

Terdapat beberapa jurus biar kamu terhindar dari penggunaan kartu kredit yang tidak pada tempatnya.

Dalam rangka memperingati Hari Hak Konsumen Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Maret 2020, kamu sebagai pelanggan, perlu mengenali bagian yang menjadi hak kau.

Salah satunya yakni hak untuk bisa mendapatkan fasilitas untuk mampu lepas dari jerat utang kartu kredit

Kartu kredit sendiri masuk dalam klasifikasi kredit konsumsi. Selain itu, terdapat juga Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang masih berada di kategori yang sama.

Jika dilihat secara makro, naiknya sektor konsumsi bakal kuat nyata terhadap capaian produk domestik bruto (PDB) tanah air.

Pada tiga bulan pertama di tahun lalu, sekitar 56,82% PDB dihasilkan dari konsumsi rumah tangga.

Mulai dari belanja bulanan kau, jajan kau di minimarket, pembayaran paket internet dan banyak lagi barang lain yang kau belanjakan ikut menggerakkan perekonomian negara dan berkontribusi kepada PDB.

Oleh sebab itu, aneka macam penawaran menarik dan menggiurkan dari Lembaga keuangan untuk menunjang aktivitas belanja kau. Jika sudah begini, nafsu rasanya susah untuk dikendalikan.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa ternyata telah memiliki tagihan yang menggunung. Terlebih tagihan tersebut tidak hanya tiba dari satu bank saja.

Besarnya pecahan harga yang ada di supermarket memang mampu menciptakan orang menjadi gelap mata. Alhasil di rumah banyak ditemuan barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan tetapi akibatnya dibeli atas dasar lapar mata.

Jika hal tersebut tidak bisa dikendalikan, tinggal tunggu waktu untuk kesudahannya cicilan kredit menjeratmu.

Pun kalau itu terjadi kau masih mampu mengusahakan beberapa hal biar hidup kau tetap damai.

(Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Kartu Kredit Pemerintah)

1. Datang dan Jelaskan ke Bank

Jika suatu saat kau pembayaran kartu kredit kau macet, kau bisa eksklusif tiba ke bank penerbit kartu kredit dan menerangkan duduk permasalahannya. Ceritakan sebab tersendatnya pembayaran cicilan kartu kreditmu.

Setelah itu kau bisa meminta keringanan untuk pembayaran cicilan. Biasanya terdapat dua mekanisme, pertama ialah menghemat cicilan atau memperpanjang tenor dengan jumlah cicilan yang serupa.

Disamping itu, dengan berkata jujur dan terperinci, besar kemungkinan pihak bank akan memperlihatkan penyelesaian yang bisa menjawab kekhawatiranmu selama ini.

2. Negosiasi

JIka kamu tiba ke Bank, jangan lupa untuk membawa data diri dan juga permintaan pengajuan keringanan. Lampirkan juga data kredit di bank lain bila ada.

Hal itu perlu dibuktikan ke bank terkait biar permohonan kamu disetujui. Lampirkan juga slip honor kau sehingga pihak bank mampu menakar betul berapa kesanggupan kau untuk mengeluarkan uang cicilan.

Peraturan Bank sendiri bahwasanya tidak terlampau kaku. Banyak kelenturan yang bisa diberikan asal semuanya jelas.

Ketimbang kamu tidak bisa mengeluarkan uang dan bank juga alhasil yang rugi, maka akan diberikan jalan tengah yang bisa menguntungkan kedua belah pihak.

Terpenting adalah kamu jujur dalam mengatakan besaran cicilan yang mampu kamu bayar. Jangan mengatakan enak didepan tetapi nyatanya kesanggupan kamu tidak sebesar itu.

(Baca juga: Diteror Penagih Utang? Ini Cara Melaporkan Ancaman Pinjaman Ilegal)

3. Meminta perlindungan dari Bank Indonesia

Jika ternyata negosiasi berlangsung macet, tidak ada keputusan yang dihasilkan pasca pertemuan.

Kamu bisa meminta pinjaman dari Bank Indonesia untuk menjembatani masalah tersebut.

Ada banyak prosedur yang mampu dikerjakan untuk menyelamatkan kredit macet kau selain dari perpanjangan tenor dan dispensasi cicilan.

Kamu juga mampu menerima denah abolisi ongkos pinalti, pemotongan suku bunga atau bahkan serpihan sisa utang.

Bantuan dari Bank Indonesia tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 8/5/PBI/2006 wacana mediasi perbankan.

Kaprikornus kau mampu pribadi mengajukan permohonan ke Bank Indonesia untuk mampu menjadi penengah dalam persoalan kredit macet kau.

Terpenting dari itu semua yaitu kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama. Cobalah untuk mengatur kebutuhan kamu, mulai dari sangat penting hingga penting.

Jangan hanya tergiur akan murahnya harga barang yang padahal kamu tidak membutuhkannya.

Pergunakan kartu kredit dengan bijak semoga keuntungannya bisa benar kamu rasakan.

Gunakan untuk hal yang produktif, semisal untuk membeli perlengkapan perjuangan. Masih gundah mau pakai kartu kredit yang mana?

Akses CekAja.com dan temukan isu menarik seputar keuangan yang bisa menolong sisi finansial kau menjadi lebih terjadwal.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengobatan Asuransi Untuk Pekerja Dan Jenis-Jenisnya

2 Desember 2020 - 11:18 WIB

Pentinglah Asuransi Untuk Barang Elektronik Dan Contohnya

2 Desember 2020 - 11:15 WIB

5 Pekerjaan Freelance Asyik Buat Mahasiswa

2 Desember 2020 - 11:09 WIB

tips Mengubah Kartu Kredit Yang Rusakâ Dan tips Mencegahnya

2 Desember 2020 - 11:06 WIB

Mengenal Pemahaman Dan Perbedaan Asuransi Perjalanan Syariah

2 Desember 2020 - 11:03 WIB

Rekomendasi 7 Daftar Buku Terbaik Untuk Belajar Saham

2 Desember 2020 - 11:00 WIB

Trending di -