by

Inilah Perbedaan Webinar Dan Meeting Online, Awas Jangan Sampai Salah!

Sejak pertama kali terdeteksi pada awal tahun 2020 ini di Wuhan, China, telah lebih dari setengah tahun wabah Corona mendera penduduk dunia. Selama enam bulan itu pula, ada 11,7 juta pasien faktual corona dengan 540 ribu di antaranya meninggal dunia dan 6,35 juta yang yang lain berhasil sembuh.

Masih belum ditemukannya vaksin Corona menjadikan penyakit yg disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini bakal akan terus meningkat di sepanjang 2020. Indonesia sendiri sejak pertama kali melaporkan masalah di awal Maret 2020, pada Selasa (7/7) sore kemarin telah ada lebih dari 66 ribu pasien konkret corona.

Kebijakan social dan physical distancing dianggap selaku cara terbaik buat memutus rantai penyebaran Corona. Karena hal inilah, banyak acara penduduk dunia yg berubah secara radikal. Terutama yang berkaitan dengan konferensi fisik, sejak pandemi Corona dijalankan secara daring mirip berguru dan sekolah.

10 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram Hampir Tanpa Kapital

Kebiasaan baru ini kesudahannya membuat masyarakat global memasuki kala new normal yang mempercepat revolusi 4.0. Platform-platform video konferensi menjadi hal wajib yg harus terpasang di gawai buat mampu melakukan interaksi jarak jauh. Di Indonesia sendiri, Kemendikbud bahkan mulai mencanangkan ihwal belajar dari rumah secara permanen, melihat kondisi pandemi Covid-19 yg belum mulai usai dalam waktu cepat.

Unduhan Pelaksanaan Video Konferensi Meningkat Selama Pandemi

kegiatan video konferensi
© Designed by pikisuperstar / Freepik

Kebijakan lockdown yg diterapkan secara global atau PSBB (Restriksi Sosial Berskala Besar) di Indonesia, memang membuat ruang gerak insan menyusut drastis. Banyak perkantoran, kampus, sekolah, sentra perbelanjaan, bioskop hingga taman hiburan yg tutup di abad pandemi Covid-19 mengganas.

Supaya acara tetap berjalan sekalipun #DiRumahAja, perusahaan-perusahaan dan sekolah pun menentukan memakai aplikasi video pertemuan. Tak heran seandainya kesudahannya selama kala 14-21 Maret 2020, tercatat lebih dari 62 juta unduhan aplikasi video pertemuan di platform iOS dan Android, seperti dilansir Cyberthreat.

Data unduhan ini tercatat yg tertinggi, bahkan naik 45% dari pekan sebelumnya. Karena memang di kala itulah, dimulai serangkaian acara serba daring ketika kebijakan lockdown dan PSBB dipraktekkan pemerintah banyak sekali negara. Bahkan jikalau dibandingkan pada tahun 2019, kemajuan di waktu yg sama tercatat melonjak sampai 90%!

Pelaksanaan-aplikasi seperti Zoom, Skype, Google Hangouts, Webex Meetings hingga Microsoft Teams pun menjadi hal wajib kalau ingin melaksanakan aneka macam pertemuan online. Entah sekadar ngobrol dengan sobat-sobat satu genk, berguru antara guru/dosen dengan murid, webinar sampai meeting online semua dikerjakan melalui aplikasi-aplikasi tersebut.

Tunggu, bukankah webinar dan meeting daring yakni acara yg serupa? Salah. Kendati keduanya kerap dilaksanakan oleh para pekerja, webinar dan meeting daring rupanya berbeda meskipun sama-sama menggunakan aplikasi video pertemuan. Supaya tidak keliru, Anda mesti mulai paham beda webinar dan meeting online.

Memahami Meeting Online

kegiatan meeting online
© medkomtek

Seperti namanya, meeting online bisa dibilang sebagai meeting alias pertemuan yg dijalankan secara daring. Lantaran merupakan acara meeting, umumnya dalam meeting daring dilaksanakan diskusi interaktif yg sama mirip meeting kebanyakan. Meeting online diseleksi supaya koordinasi pekerjaan tetap bisa terkontrol sekalipun pandemi Covid-19.

Inilah 5 Cara Mendapatkan Uang dari Youtube, Lengkap dan Ampuh!

Bahkan Kepala Negara Jokowi pun pada akhir April dahulu juga menggelar meeting terbatas (ratas) melalui aplikasi video pertemuan, dengan para pejabat pemerintah. Jika sebelumnya Jokowi menggunakan aplikasi Zoom bagi meeting daring, dikala itu Istana menentukan aplikasi CloudX yang dikembangkan oleh operator telekomunikasi milik pemerintah, Telkomsel.

Hal-Hal Krusial Seputar Meeting Online

  1. Meeting online pada umumnya dipakai oleh kelompok kecil sampai besar, dengan peserta minimal dua orang
  2. Beberapa kegiatan meeting daring mirip meeting koordinasi pemasaran, pertemuan antara jajaran direksi, pertemuan pejabat pemerintah hingga meeting antara guru dengan wali murid
  3. Kelompok yang paling tidak jarang menggunakan aplikasi video konferensi buat meeting online adalah pegawai, pejabat pemerintah dengan jumlah terbatas, guru atau dosen, pelajar atau mahasiswa sampai grup-grup diskusi
  4. Metode komunikasi dalam meeting daring biasanya menggunakan fitur chatting atau langsung mengatakan pribadi, sehingga semua orang mampu mengutarakan pendapatnya dan memamerkan visualnya ke seluruh peserta, seperti layaknya pertemuan pada umumnya
  5. Pengontrol utama dalam meeting daring umumnya pada pihak penyelenggara, tetapi peserta juga mampu ikut terlibat eksklusif
  6. Karena jumlah penerima tidak terlampau besar dan sifatnya tertutup, aplikasi video pertemuan umumnya tidak memutuskan ongkos berlangganan bagi acara meeting daring

Dengan klarifikasi di atas, tidak heran kalau meeting daring lebih kadang digunakan oleh pekerja kantoran, pegawai dan para pelajar. Cara melakukannya pun mudah dan tidak perlu membayar terlebih dahulu ke penyelenggara. Hampir semua profesi mungkin pernah melaksanakan meeting online dengan beberapa rekannya, bagi keperluan kerjasama yg lazimnya dijalankan lewat rapat fisik.

Memahami Webinar

kegiatan webinar
© sumselterkini

Webinar sendiri bantu-menolong merupakan akronim dari pelatihan web. Seperti namanya, webinar yaitu bentuk aktivitas online dari seminar yg memang selama pandemi Covid-19 ini, tergolong yang tidak bisa dijalankan. Lantaran merupakan versi online dari seminar kebanyakan, webinar telah niscaya menjaring akseptor yang jauh lebih besar dibandingkan dengan meeting online.

Sama halnya dengan pelatihan konvensional pula, dalam webinar dibahas suatu topik tertentu dengan tujuan biar para penerima mampu mendapatkan konten edukatif dan informatif. Berbeda dengan meeting daring yg digelar tertutup dan terbatas, webinar justru terbuka buat umum. Bahkan acara webinar lazimnya dipromosikan di media sosial, email, blog sampai website dan media massa.

Dalam lingkup universitas, seandainya meeting daring lazimnya ialah pertemuan dosen pembimbing dengan seorang mahasiswa, maka dalam webinar, lebih mirip kuliah virtual. Tak hanya mahasiswa, para motivator juga kian banyak yang menentukan opsi webinar, di ketika masih dihentikan menggelar pelatihan di gedung-gedung konferensi, hall sampai auditorium kampus.

Hal-Hal Krusial Seputar Webinar

  1. Lantaran ialah versi daring dari pelatihan, maka jumlah penerima webinar jauh lebih besar dibandingkan dengan meeting online. Bahkan lazimnya , sekurang-kurangnya50 orang yg terlibat dalam suatu webinar
  2. Karena jumlah peserta pula, pengunjung webinar tidak melaksanakan interaksi sesuatu sama lain. Berbeda dengan meeting daring yang mengharuskan setiap peserta komunikatif dan interaktif dalam mengutarakan pendapatnya
  3. Dalam webinar umumnya ada seorang moderator dan sesuatu atau lebih pembicara. Di mana pembicara bertugas memaparkan topik webinar kepada para peserta. Misalkan saja sebuah webinar mengenai ‘cara meraih uang melalui Instagram’, maka pembicara itu biasanya merupakan orang-orang kompeten di bidang tersebut. Pembicara menerangkan topiknya dengan bicara secara langsung atau menggunakan materi konten audio-visual
  4. Beberapa acara yg memakai desain webinar seperti topik edukasi, talkshow, acara motivasi hingga demonstrasi produk
  5. Tidak seperti meeting daring yg mampu menawarkan gambar para penerima, webinar cuma mulai menampilkan gambar si presenter dan si pembicara
  6. Peserta diberi kesempatan oleh host atau presenter buat mengajukan pertanyaan melalui fitur chatting, alasannya memang tidak mampu berbicara eksklusif
  7. Dengan penerima yg cukup besar, umumnya aplikasi video konferensi mematok ongkos berlangganan buat aktivitas webinar. Apalagi jikalau peserta yang terlibat lebih besar ketimbang kapasitas yang disediakan

Fakta-Fakta Jasa Negosiator Hutang buat Nasabah Fintech Pinjaman Online

Meskipun memang melibatkan orang lebih banyak dan terbuka buat penduduk umum, intinya buat berpartisipasi dalam suatu webinar lebih sukar. Karena pihak penyelenggara cuma mulai menunjukkan seruan tautan webinar terhadap calon akseptor yang telah mendaftar. Bahkan lazimnya untuk mampu berpartisipasi, registrasi ke suatu webinar dikenakan tarif tertentu.

Pentingnya Menjaga Keamanan Saat Meeting Online atau Webinar

pembobolan data online
© thehungryjpeg

Kendati webinar dan meeting daring mempunyai aneka macam manfaat utamanya di dikala pandemi Covid-19, tetap saja ada risiko yang harus diwaspadai. Risiko itu ialah perihal peluang kebocoran data karena menggunakan aplikasi video pertemuan. Hal inilah yang pernah bikin heboh pada pertengahan April 2020 dulu, di mana banyak data pengguna Zoom bocor.

Dilansir The Independent, setidaknya ada lebih dari 530 ribu data password dan gosip akun pengguna Zoom, diperjualbelikan hacker di Dark Web. Sekadar informasi, Dark Web yakni bagian dari internet yang tidak terdeteksi mesin telusur dan umumnya menjadi kawasan di mana para hacker melaksanakan kegiatannya.

Kebocoran ini terjadi alasannya adalah ulah hacker yang membobol data banyak sekali perusahaan, yang menggunakan aplikasi Zoom buat kebutuhan meeting online atau webinar. Tak mampu dianggap remeh sebab data-data langsung tersebut mampu saja digunakan buat kepentingan buruk seperti pembobolan rekening.

Agresi cyber ini kian membuktikan bahwa pentingnya keselamatan data digital. Meskipun bukan ialah kesalahan Zoom alasannya adalah yang dibobol yaitu data perusahaan, Anda pengguna aplikasi video pertemuan memang ada baiknya sedang perlindungan berlapis untuk data-data yang diunggah daring. Berikut beberapa kiat singkatnya:

  1. Pastikan buat selalu rutin meng-update aplikasi video pertemuan yang digunakan bagi webinar atau meeting online
  2. Jangan lupa untuk senantiasa memperbarui sistem operasi gawai baik iOS, Android atau Windows agar gawai lebih terlindungi dan sedang pekerjaan lebih maksimal
  3. Untuk penyelenggara webinar atau meeting daring, ada baiknya memakai fasilitas registrasi, waiting room sampai password untuk terusan acara. Dengan begitu cuma mereka yang sungguh-sungguh terlibat dalam acara, boleh masuk ke dalam ruang pertemuan virtual
  4. Saat semua akseptor telah hadir dan masuk ke dalam acara, lebih baik pribadi kunci atau lock aktivitas webinar dan meeting daring yg digelar
  5. Pastikan menggunakan produk Internet Security bermutu dan senantiasa update, biar komputer tidak gampang disusupi oleh hacker atau virus

Kisah Inspiratif Bos Maicih, Raup Ratusan Juta Perbulan Berkat Keripik Singkong Pedas

Konklusi

Jika semua kiat di atas sudah diterapkan, maka pasti Anda bisa memakai aplikasi video pertemuan dengan lebih damai. Karena sesudah mengenali perbedaan webinar dan meeting online, Anda mampu bebas memilih terlibat salah satu di antaranya bagi membuat lebih mudah kegiatan sehari-hari. Karena memang mau tidak mau, ke depannya kehidupan penduduk global mulai terjadi secara digital. Sehingga webinar dan meeting daring termasuk aktivitas yg mempercepat transisi Norma baru tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed