Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara Kerja Aimas

Posted on

Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara Kerja Aimas – Setiap perusahaan pastinya mengharapkan pegawai yang ahli untuk bekerja di perusahaannya. faktanya untuk mengukur tingkat kompeten calon pegawai, perusahaan akan mengandalkan pada wawancara. Wawancara kerja adalah suatu jenis langkah dalam pemilah pegawai kerja yang menyertakan komunikasi antara pelamar dengan pihak anggota perusahaan.  Pertanyaan dalam wawancara kerja merupakan masalah yang bersifat pasti dalam setiap langkah saat melamar pekerjaan. Mari pelajari Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara Kerja Aimas semoga bermakna bagi anda.

Saat ini  wawancara kerja menjadi yang menakutkan dan terdengar mengerikan bagi calon pekerja. Untuk menyingkirkanketakutan kalian, yuk kita simak apa saja pertanyaan yang ditanyakan dalam wawancara kerja  lengkap dengan cara bagaimana untuk menjawab persoalan dengan baik dan memukau.

Deskripsikan mengenai diri Anda

Bagi anda mungkin ini adalah pertanyaan yang mudah bukan? Namun, anda salah, karena Pertanyaan seperti ini merupakan tipe pertanyaan yang menjebak. Sebaiknya pencari kerja wajib menawarkan sesuai dengan posisi pekerjaan yang akan diduduki. Dengan menyebut kemampuan serta keunggulan apa yang anda punya dan tanpa menyampaikan kelemahan anda yang sekiranya tidak perlu, agar bisa merebut perhatian HR. Contoh jawaban yang bisa anda jawab : “Nama saya Faisal Setiawan. Saya alumni Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia. Saya menyenangi komputer sejak sekolah dasar. Dengan kuliah di jurusan Ilmu Komputer, saya memperluas pengetahuan saya tentang komputer. Selain itu, saya belajar di bidang tersebut dengan menyenangkan karena temanya sesuai dengan keinginan saya. ketika kuliah saya mengikuti pelatihan bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga mengikuti  pelatihan kepemimpinan selama seminggu yang dilaksanakan oleh perkumpulan mahasiswa universitas saya. Saya juga bisa mengoperasikan komputer dengan berbagai program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access. keunggulan saya adalah jujur, cepat belajar, dan pekerja keras. dilain itu, kekurangan saya adalah suka lupa. Namun, saya berusaha menghadapi kelemahan ini dengan mencatat hal-hal penting terkait pekerjaan di buku saku saya.”

Di tahap ini, anda di beri waktu  untuk mendeskripsikan secara engkap mengenai diri anda, oleh karena itu gunakanlah waktu untuk mengutarakan kepribadian anda.

Mengapa anda memilih perusahaan kami?

Pertanyaan wawancara yang satu ini akan memutuskan seputar keseriusan anda dalam menghendaki pekerjaan. Berikan argumen yang kuat dalam menjawab permasalahan ini. Contoh jawaban : “Saya memilih perusahaan ini karena sesuai dengan background sekolah saya serta sesuai dengan kemampuan yang saya miliki. Kemudian saya merasa cocok dengan lokasi dan kondisi perusahan PT Maju Mundur ini. Selain itu, saya juga melihat citra baik dari perusahan ini, oleh sebab itu saya sangat berharap untuk dapat menjadi bagian dari PT Maju Mundur”

Prestasi apa yang sudah didapat dalam karier?

Cukup wajar bahwa tiap perusahaan mengharapkan calon karyawan yang sempurna. Oleh sebab itu perusahaan biasanya ingin mengetahui pencapaian di masa-masa sebelumnya. Sehingga perusahaan dapat memperkirakan tingkat kesuksesan jika seumpama perusahaan memutuskan untuk menerima Anda.

Untuk menjawab persoalan ini, deskripsikan dengan baik tiap tugas yang sudah dikerjakan di perusahaan sebelumnya. Berikan contoh kesuksesan yang sudah diraih sebelumnya. Buktikan jika Anda layak untuk dipekerjakan di perusahaan idaman .

Jelaskan rencana anda ke depan!

Maksud dari pertanyaan ini yakni untuk memahami  berapa lama ingin bergabung dengan  “perusahaan yang dilamar perusahaan yang dilamar. Jangan sampai ternyata perusahaan salah menerima seorang “kutu loncat” atau yang gemar berpindah-pindah perusahaan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, uraikan untuk tujuan jangka panjang. Pastikan bahwa Anda mengairkan perusahaan yang dilamar sebagai bagian dari rencana. Jawablah dengan bijak dan pikirkan dengan matang. Jangan sampai menjawab apa adanya.

Apa yang anda tahu mengenai kedudukan yang saat ini anda lamar?

Jika sudah dalam pertanyaan wawancara semacam ini, saatnya anda menjelaskan Job Desk mengenai kedudukan pekerjaan. Kemudian uraikan kesesuaian antara skill anda dengan job desk. Contoh jawaban : Saat ini saya sedang melamar sebagai System Integrator, dimana pekerjaanya meliputi menyediakan software / hardware yang di butuhkan, merancang rancangan User Interface dengan designer, serta mengetes perangkat. Saya rasa pekerjaan tersebut sesuai dengan kemampuan serta latar belakang pendidikan saya sebagai mahasiswa Ilmu Komputer.

Apa yang bisa kamu berikan untuk posisi tersebut?

Dalam merespon permasalahan seperti ini , saatnya anda menceritakan tentang pengetahuan anda dalam pekerjaan tersebut. Cara merespon persoalan harus lugas dan rilex agar pimpinan {yakin|man dalam menerima anda. Contoh jawabannya : Sebelumnya, saya berpengalaman sebagai programmer kerja lepas selama 2 tahun dengan pekerjaan yang hampir sama dengan posisi yang saya lamar. Dengan demikian, saya yakin dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih lincah karena wawasan serta pengetahuan yang saya miliki. Kemudian, saya bisa membuat hal-hal yang baru untuk memajukan perusahaan ini, seperti menciptakan software/hardware baru.

sangat berpengalaman!

Jangan terkecoh oleh pertanyaan ini. Umumnya persoalan ini diajukan untuk mengetes kepribadian Anda. Karena bisa jadi Anda terjebak dan menjawab dengan sombong.

Oleh karena itu, pastikan menjawab dengan tegas. Tetap rendah hati dan sampaikan terima kasih atas pujian tersebut. Jangan sampai sifat sebenarnya  seperti sombong dan mudah puas terlihat dengan jelas. Biasanya perusahaan tidak mau mempekerjakan pegawai yang sombong. Karena karakter tersebut bisa menyusahkan untuk bekerjasama dengan pegawai-pegawai yang lainnya.

Mengapa Berhenti?

Ini adalah salah satu pertanyaan penting. Karena dari jawaban perusahaan dapat menilai kepribadian dan {orientasi|tujuan] Anda. Karena biasanya motivasi seseorang berhenti bekerja sangat berkaitan dengan kepribadian dan tujuan.

Oleh karena itu hindari menyebutkan problem pribadi sebagai argumen. Pastikan alasan karena sesuatu hal yang ahli. Pastikan juga bukan karena konflik. Fokuslah pada respon bahwa ingin mendapat posisi yang lebih baik untuk berkembang sesuai keinginan dan potensi.

Apa pendapat tentang lembur?

Ini adalah pertanyaan untuk mengetahui komitmen. Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan sudah cukup sesuai. tak berlebihan namun juga tidak kurang.

Tentunya banyak yang tak senang bekerja lewat waktu. Namun sampaikan tanggungjawab untuk mengerjakan tugas sebanyak mungkin. Jika harus bekerja lembur pastikan jika waktu lembur tersebut masih dalam batasan penghormatan. Sehingga jangan sampai respon yang diberikan terdengar basa-basi.

Apa arti pekerjaan bagi Anda?

Dalam merespon pertanyaan ini, anda bisa menjawab dengan jelas. Misalnya, “Saya mengartikan pekerjaan bukan semata mencari uang, maupun kedudukan. Tapi bagaimana saya dapat berkreasi dan memberikan yang terbaik dimanapun saya bekerja.”

kegemaran apa yang anda sukai saat ini

Jangan salah, persoalan ini bukan sekadar persoalan random untuk mencairkan keadaan. Pertanyaan ini muncul untuk mengukur apakah secara personalitas Anda dinilai cocok atau tidak dengan tradisi diperusahaan ini. tanggapi dengan sungguh-sungguh, detail dan disertai dengan alasan yang masuk akal. Contoh jawabannya : Saya gemar membaca buku bertopik misteri, teka-teki, dan detektif jadi saya bisa sedikit belajar tentang tata cara memecahkan masalah dalam situasi tertentu

Dapatkah anda bekerja di bawah tekanan?

Ketika memasuki interview lebih intens tentang bagaimana anda bekerja, dalam menanggapinya anda harus lebih tegas dan meyakinkan. Menjawab pertanyaan seperti ini, anda harus jujur dan apa adanya, karena ini adalah takaran perusahaan dalam menyerahkan anda pekerjaan nantinya. Contoh jawaban yang dapat anda berikan: Ya. Selama ini saya dapat menghadapi desakan pekerjaan saya. Selain itu, saya pikir tekanan bisa memberikan hasil yang baik bagi saya karena saya bisa menunjukan potensi, inisiatif, dan skill saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Apa yang sering anda lakukan untuk menenangkan diri jika sedang dalam keadaan stress atau penuh tekanan ketika bekerja?

Pertanyaan ini untuk menilai berapa besar ketenangan Anda dalam menyelesaikan pekerjaan yang banyak dan mendadak dan apakah Anda jenis orang yang mudahmenyerah dan tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan sendiri ketika menyelesaikan konflik.

respon pertanyaan ini dengan sejujur mungkin jika memang mempunyai cara sendiri dalam menentramkan diri seperti mengambil beberapa menit untuk jalan-jalan keluar kantor, atau memejamkan mata bahkan mengambil libur sehari untuk beristirahat. Tidak ada jawaban yang salah, yang salah jika Anda memaksakan pilihan yang tidak cocok dan terdengar berbohong.

Apa yang Anda lakukan jika bawahan Anda melakukan kesalahan?

contohnya anda dapat merespon, “ Pertama saya pastikan saya tak akan menyerang dan menyalahkan, saya akan menganalisa, mencari solusi terbaik dari objek kesalahan, bukan dari siapa yang salah. Karena semua orang termasuk Anda dan saya pasti pernah melakukan kesalahan.

Jadi saya akan memberi maaf dan memberikan dia kesempatan.”

Apakah anda juga melamar ke perusahaan lain selain ini?

Jika memang pilihan yang ada pada Anda lebih dari satu perusahaan jadi responlah demikian. Jika ternyata ada nama perusahaan yang disebutkan mempunyai karakteristik baik yang sama dari tradisi dan prosedur pekerjannya maka ini akan memperkuat alasan Anda mengapa melamar diperusahaan tersebut dengan posisi tersebut yang berarti Anda memang ingin bekerja secara baik dengan environment yang mendukung agar bisa berkembang dengan lebih baik bukan hanya sekadar “biar mendapat {kerja|pekerjaan”.

Kira-kira berapa bayaran yang anda inginkan?

Ketika tiba di permasoalan seperti ini, saatnya anda bersifat konkret namun masuk akal, tanpa terlihat bahwa sebenarnya tujuan pokok anda adalah mendapat bayatan. Selanjutnya sesuaikan jumlah gaji dengan job desk. Contoh Jawaban : Untuk pekerjaan sebagai seorang System Integrator, yang dapat dibilang memiliki pekerjaan yang sulit, rumit dan memakan waktu. Saya rasa ingin meminta bayaran disekitar senilai Rp3.5 juta – Rp6 juta.

Baik, apakah Anda berpegang teguh dan yakin untuk menduduki posisi ini dengan besar gaji tersebut?

saat anda memperoleh pertanyaan seperti ini, responlah dengan bijaksana, agar pimpinan dapat melihat bagaimana keyakinan Anda dalam menginginkan pekerjaan tersebut.

Misalnya, “Ya saya yakin.”

Sekali lagi, yang paling utama dalam wawancara kerja selain kecakapan komunikasi juga diperlukan kecakapan mempengaruhi dan kejujuran.

Apakah ada yang ingin di tanyakan?

Yeayy! Kalau Anda sudah memperoleh pertanyaan ini, biasanya sesi wawancara sudah usai. Congrats! Tinggal penutup yang cantik setelah anda ditanya-tanya. Intinya, harus bertanya, tampilkan minat dan motivasi baik anda di sini. Kesan baik = Hasil baik. Contoh pertanyaan yang bisa anda ajukan : Saya ingin menanyakan mengenai budaya di perusahaan ini. Perusahan PT Maju Mundur ini adalah perusahaan maju dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, kemudian bagaimana dengan budaya yang sangat lekat di perusahan ini?

Atau terdapat hal hal lain yang bisa anda sampaikan seperti menanyakan kapan kejelasan waktu pemberitahuan lolos atau tidaknya anda dalam tes interview tersebut.

Yap, itu adalah Pertanyaan dalam Wawancara Kerja, lengkap dengan contoh jawabannya untuk dijadikan rujukan anda. Perlu di ingat hal paling utama dalam mengatasi interview adalah merespon semua pertanyaan dengan lugas, tegas, santai, dan tertata.

Semoga tulisan ini bisa membantu anda semua. Agar anda tak perlu khawatir lagi menjawab persoalan dalam wawancara kerja.

Salah satu taktik menghadapi interview kerja di perusahaan apa pun yakni dengan mempelajari teladan-teladan pertanyaan wawancara kerja. Tujuannya agar Anda mendapat ilustrasi seperti apa pertanyaan ketika wawancara kerja. Lalu membuat jawaban yang layak dengan pengalaman dan pengajaran Anda.

Untuk menolong Anda melaksanakan hal hal yang demikian, berikut 30 contoh pertanyaan wawancara kerja dan jawabannya.

A. Pertanyaan seputar data pribadi

Pertanyaan perihal data pribadi umumnya diaplikasikan untuk membuka percakapan dan mencairkan suasana wawancara kerja yang tegang. Padahal sebagai pertanyaan pembuka dan bersifat lazim, Anda konsisten harus antusias menjawabnya sehingga pewawancara tertarik terhadap Anda.

1. Ceritakan seputar diri Anda?
Kandidat: “Nama aku Faisal Setiawan. Aku lulusan Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia. Sekarang ini aku berprofesi di PT Maju Mundur sebagai teknisi jaringan. Aku berprofesi di perusahaan hal yang demikian semenjak Januari 2013.”

2. Kenapa Anda memilih jurusan Ilmu Koputer?
Kandidat: “Aku menyadari bahwa aku menyenangi komputer sejak sekolah dasar. Dengan kuliah di jurusan Ilmu Komputer, saya menambah wawasan dan pengetahuan saya tentang komputer.
Kecuali itu, aku belajar di jurusan tersebut dengan menyenangkan sebab topiknya cocok dengan minat dan kesenangan saya.”

3. Bagaimana sistem Anda membayar kuliah Anda?
Kandidat: “Sebagian besar kuliah aku dibiayai orang tua saya. Namun, aku juga berupaya meringankan bobot orang tua dengan berprofesi sebagai paruh waktu di sebuah percetakan t-shirt dekat daerah tinggal aku.”

4. Apakah Anda memiliki agenda melanjutkan pengajaran?
Kandidat: “Ya, rencananya 3 tahun akan datang. Selain ini karena saya kuliah D3 sehingga aku mau meneruskan ke tahapan S1.
Dengan kuliah di S1, wawasan dan pengetahuan aku akan meningkat sehingga saya bisa berkarier dengan lebih bagus di masa akan datang.”

5. Selain pengajaran formal, apakah Anda mempunyai keterampilan lain?
Kandidat: “Ya. Selain kuliah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Kecuali itu, saya pernah juga mencontoh pelatihan kepemimpinan selama seminggu yang dilaksanakan himpunan mahasiswa universitas saya.

Saya juga mampu mengoperasikan komputer dengan beragam program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access.”

6. Apa makna pekerjaan buat Anda?
Kandidat: “Bagi saya, pekerjaan bukan semata-mata mencari uang. Tapi, bagaimana aku dapat mengerjakan yang terbaik sehingga berkontribusi bagi kemajuan perusahaan.”

B. Pertanyaan perihal pengalaman dan keterampilan

Pertanyaan seputar pengalaman dan keterampilan dialamatkan untuk mengenal:
tujuan karier Anda
bagaimana cara Anda bekerja

loyalitas Anda
bagaimana Anda menghadapi suatu masalah pekerjaan
berapa besar kontribusi yang akan Anda berikan terhadap perusahaan.
Dari jawaban yang Anda berikan, pewawancara kerja dapat menilai apakah Anda kandidat terbaik atau bukan untuk posisi yang Anda lamar.

7. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?
Kandidat: “Kelebihan aku yakni jujur, cepat belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan aku merupakan suka lupa. Namun, saya berupaya menyelesaikan kelemahan ini dengan mencatat hal-hal penting berkaitan profesi di buku saku saya.”

8. Apakah Anda mempunyai hubungan yang baik dengan rekan kerja?
Kandidat: “Ya. Saya pikir kekerabatan aku dengan seluruh rekan kerja saya berjalan dengan bagus.
Memang pernah aku memiliki permasalahan dengan seorang rekan kerja berhubungan pembagian tanggung jawab, namun kami memecahkannya dengan cara berbincang-bincang bersama sehingga kami mempunyai tanggung jawab masing-masing yang terang.”

9. Apakah Anda lebih bahagia berprofesi sorang diri atau dalam regu?
Kandidat: “Walaupun pada profesi yang sepatutnya aku selesaikan. Sedangkan saya lebih berbahagia berprofesi sendiri, aku dapat bekerja dalam regu.”

10. Aku Anda diwajibkan bekerja di dalam tim, posisi apa yang akan Anda pilih?
Kandidat: “Aku lebih menyukai menjadi seorang konseptor. Dengan seperti itu, aku dapat merencanakan langkah-langkah yang harus diambil, membikin daftar sumber daya yang diperlukan, mengindentifikasi hambatan, dan membuat ukuran kesuksesan suatu projek.”

11. Bisakah Anda bekerja di bawah tekanan?
Kandidat: “Ya. Selama ini bisa menuntaskan tekanan pekerjaan saya. Kecuali itu, aku pikir tekanan dapat memberikan hasil yang positif bagi aku karena saya bisa mengeluarkan potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk memecahkan profesi hal yang demikian.”

12. Bagaimana sikap Anda kepada kritik yang dialamatkan kepada Anda?
Kandidat: “Dalam pemahaman saya, manusia pada biasanya tidak suka dikritik secara sembarangan. Secara pribadi, aku mendapatkan kritik yang dimaksudkan terhadap aku.
Aku kritik itu bagus dan membangun, saya akan dengan bahagia hati melaksanakannya demi membetulkan diri sendiri. Aku sebaliknya, saya akan mengacuhkannya.”

13. Berdasarkan Anda, orang seperti apakah yang sulit diajak kerja sama?
Kandidat: “ Berdasarkan saya, orang yang sulit diajak berprofesi sama yakni orang yang tak suka bekerja keras, menyukai melanggar aturan, banyak mengeluh, tidak memandang kualitas pekerjaan, dan menyukai menjelek-jelekkan orang lain.”

14. Tidak bawahan Anda melaksanakan kesalahan, apa yang Anda lakukan?
Kandidat: “Saya ada orang yang sempurna. Aku akan memeriksa apa yang hakekatnya terjadi, mencari kerusakan dampak kekeliruan hal yang demikian, dan mencari penyebabnya.
Aku itu, saya menetapkan perbuatan pembetulan dan pencegahan agar kekeliruan serupa tidak terjadi di kemudian hari. Aku juga akan memberi peluang kepada bawahan bersangkutan untuk mengoreksi performanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan jika bawahan Anda mengeluhkan masalah pribadi mereka?
Kandidat: “Aku akan mendapatkan mereka di ruangan saya dan memperkenankan mereka menyebutkan keadaan sulit pribadinya. Saya dipinta, saya akan mengajukan beberapa anjuran untuk situasi sulit tersebut.
Dari pengalaman saya, mereka pada lazimnya hanya butuh seorang pendengar yang akan mendengarkan persoalan mereka tanpa mengadilinya.”

16. Apa yang akan Anda lakukan dikala menghadapai permasalahan besar dalam pekerjaan?
Kandidat: “Aku akan mencari akar dilema hal yang demikian guna mendapatkan solusi yang ideal. Saya itu, saya akan menjalankan solusi tersebut dalam rangka pembenaran.
Mengapa dengan perbuatan pembenaran hal yang demikian, aku juga akan menetapkan tindakan pencegahan gara problem hal yang demikian tak terjadi lagi.”

17. Mengapa Anda pindah kerja dari perusahaan sebelumnya?
Kandidat: “Aku berharap profesi yang lebih menantang, dan aku kira perusahaan ini bisa memenuhi kemauan aku tersebut.”

18. Apa halangan tersulit yang Anda peroleh pada profesi sebelumnya?
Kandidat: “Halangan tersulit saya di profesi hal yang demikian adalah jam kerja yang tidak teratur. Jika aku bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah bolos bekerja?
Kandidat: “Sepanjang yang aku ingat, aku tidak pernah melaksanakannya. Saya ada kondisi darurat yang membuat aku tak bisa masuk kerja, saya lantas memberitahukan hal tersebut terhadap atasan saya.”

20. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?
Kandidat: “Ya, aku bersedia. Kecuali tak persoalan bagi aku.”

21. Apa yang membuat Anda berminat berprofesi di perusahaan kami?

Kandidat: “Perusahaan ini menawarkan profesi yang pantas dengan pengalaman dan pendidikan aku. Dengan demikian, aku bisa berkontribusi dalam memajukan perusahaan ini.”

22. Seberapa bagus Anda mengenal perusahaan kami?
Kandidat: “Aku cukup mengetahui perusahaan ini karena banyak teman yang mendiskusikan dan mengaplikasikan produknya. Kecuali itu, aku juga melihat iklan perusahaan ini di media massa ternama.”

23. Menurut Anda, apa yang membuat perusahaan kami berbeda dengan perusahaan sejenis lainnya?
Kandidat: “Sepanjang yang aku tahu, perusahaan ini menjadikan produk yang berkwalitas. Kecuali itu, fasilitas yang diberi terhadap karyawannya juga lebih bagus ketimbang perusahaan lain.”

24. Jelaskan agenda Anda untuk lima tahun ke depan?
Kandidat: “ Aku saya diterima berprofesi di sini, dalam lima tahun ke depan saya berharap menjadi supervisor. Oleh karena itu, aku akan mempelajari dan memahami ruang lingkup kerja dan tanggung jawab posisi tersebut.
Saya itu, saya akan berupaya keras memenuhi apa yang disyaratkan untuk menjadi seorang supervisor di perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?
Kandidat: “Ya, aku siap. Dalam pandangan aku, saya sepatutnya siap mendapatkan tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi guna mencapai karier yang diharapkan.
Dengan metode hal yang demikian, aku bisa memacu diri sendiri sehingga menjadi lebih baik.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?
Kandidat: “Aku menyenangi bekerja dalam lingkungan yang adil atau seluruh sesuatunya transparan. Prosedur opersional standar (SOP) terang, semacam itu juga dengan perkembangan karier.
Bekerja dan penghargaan dilegalkan dengan objektif. Kecuali itu, aku juga bersuka cita berprofesi dengan rekan-rekan yang optimistis dan giat.

27. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?
Kandidat: “Ya, aku bersedia. Ketika di perusahaan ini berarti aku harus siap mendapatkan keputusan dan kebijakan yang berlaku.”

C. Pertanyaan perihal gaji

Pertanyaan perihal gaji umumnya ditanyakan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, namun berfokus pada berapa besar gaji yang Anda minta (lihat 5 kiat perundingan gaji).

Oh ya, jika Anda berharap tahu pertanyaan wawancara kerja yang awam diterapkan HRD, silakan baca 10 Pertanyaan yang Aku Ditanyakan Selain Interview dan Jawabannya.

28. Berapa gaji Anda sekarang?
Kandidat: “Gaji pokok aku kini Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, sempurna gaji aku yakni Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?
Kandidat: “Saya berharap memperoleh gaji sebesar Rp 8 juta.”

30. Kami tidak bisa memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan permintaan gaji hal yang demikian?
Kandidat: “Bagaimana kalau Rp 7 juta?”

Penutup

Dengan Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara Kerja Aimas , Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapai wawancara kerja. Jangan ragu untuk mengubah atau memodifikasi jawaban-jawaban di atas agar pantas dengan pengalaman dan pendidikan Anda. Saya dibutuhkan, beli juga buku-buku seputar wawancara kerja sehingga persiapan Anda menjadi lebih baik lagi.

demikian Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara Kerja Aimas terimakasih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *