Menu

Mode Gelap

- · 30 Nov 2020 19:12 WIB ·

Mengenal Sensory Play, Permainan Berjuta Pengobatan Untuk Anak!


 Mengenal Sensory Play, Permainan Berjuta Pengobatan Untuk Anak! Perbesar

Bekerja di rumah selama periode darurat Covid-19, pasti memberi banyak kesempatan untuk mampu quality time dengan sang buah hati. Khusus untuk kamu yang memiliki anak balita, bermain sensory play boleh dicoba. Seru, menyenangkan, dan banyak keuntungannya!

Mengenal Permainan Sensory Play Untuk Anak

Sensory play adalah kegiatan yang melibatkan indera anak, termasuk indera pandangan, pendengaran, penciuman, perasa, dan sentuhan. Melalui permainan DIY (Do it Yourself), sensory play  bukan hanya menggembirakan namun juga dapat memperlihatkan faedah yang luar biasa untuk untuk mengasah kecerdasan mereka.

Penyanyi anggun Raisa, juga tampak bersungguh-sungguh membuat sensory play sendiri untuk si kecil Zalina, selama di rumah aja. Mulai dari menawarkan water beads sampai jelly yang memiliki kegunaan memperkenalkan tekstur pada anak. Aktivitas ini ditunjukkannya melalui akun Instagram pribadinya @raisa66690.

Manfaat Bermain Sensory Play

Setiap ibu mungkin perah merasa resah saat anak mulai aktif bermain. Jika gadget tak mungkin diberikan di usia terlalu dini, mainan pun kadang kala menjadikannya bosan, lantas permainan seperti apa yang bagus untuk mendukung berkembang-kembangnya? Nah, melalui sensory play, faedah tersebut bisa dengan lebih singkat didapat alasannya adalah bisa:

  • Melatih pertumbuhan otak
  • Meningkatkanbonding dimana saat orang tua bermain bareng anaknya, maka ketika itu pula ikatan batin antara orang renta dan anak terbangun.
  • Mendorong “pemikiran ilmiah” dan pemecahan problem
  • Mendukung pengembangan bahasa
  • Melatih perkembangan motorik bergairah halus, kognitif, kreatifitas, bersosialisasi, dan kecerdasan emosi.

Bahkan menurut Very Well Family, sensory play juga ampuh memberi ketenangan pada anak semenjak mereka bayi, alasannya dapat menertibkan ketidaknyamanan internal seperti kebosanan, kekhawatiran, atau banyak sekali jenis agitasi lainnya.

Kapan Anak Membutuhkan Sensory Play?

Perlu diingat bahwa saat bayi sudah berusia 8 bulan, maka perlu ada beberapa milestone yang seharusnya sudah dijalankan mulai dari kemampuan motorik, berkomunikasi, kemampuan tangan, hingga kekuatannya dalam menggenggam sesuatu benda. Sejak usia itulah, sebisa mungkin anak sudah diperkenalkan dengan sensory play.

Namun saat mengajak anak bermain sensory play, jangan lupa sesuaikan dengan usia mereka. Sebab ada bahan dan jenis permainan yang cuma boleh digunakan oleh anak dengan kesanggupan di usia tertentu, mirip contoh di bawah ini:

  • Bayi: Melihat gelembung yang terbang kemudian membiarkan mereka merasakan gelembung tersebut menjamah kulit mereka
  • Balita: Mengamati cahaya dan bayangan yang diciptakan oleh cahaya lampu ataupun api, atau menyaksikan penyatuan warna (dengan cat yang aman untuk belum dewasa) hingga menjelma warna lain, serta membentuk berbagai contoh.
  • Anak pra-sekolah: Bermain alat musik dan mendengarkan nada-nada yang dihasilkan saat Si Kecil menghantam atau meniup instrumen dengan lembut atau kuat. Selain itu, mereka mampu mempergunakan pasir kinetik untuk menciptakan aneka macam bentuk.

(Baca Juga: Begini Cara Memancing Anak Supaya Gemar Membaca)

5 Ide Sensory Play di Rumah

Bentuk permainan sensory play dapat berupa mengejar cahaya, main tebak bunyi, bermain pasir dan air, bermain lompat-lompat mengikuti garis, atau permainan yang lain. Nah, bagi kau yang galau mencari tumpuan kegiatan untuk si kecil di rumah, yuk coba permainan ini! Melansir Orami dan beberapa sumber lain, berikut 5 ilham sensory play yang bisa kau buat sendiri dari bahan-materi sederhana:

1. Color rice bag

Dalam permainan sensory play ini, balita akan mengenal bermacam-macam jenis warna. Kamu bisa menjadikannya dari melalui beras-beras yang kemudian diberi pewarna makanan.

Alat dan Bahan:

  • Beras
  • Pewarna masakan
  • Toples dan tutupnya
  • Mainan kecil-kecil
  • Wadah plastik atau baking tray

Cara menciptakan:

  • Masukkan beras pada toples dengan dosis yang diinginkan.
  • Tetesi pewarna masakan ke dalam beras tersebut, kocok toples biar pewarna masakan merata.
  • Buka toples dan sebarkan beras yang telah diwarnai ke dalam piring. Diamkan hingga pewarna kuliner mengering.
  • Ulangi langkah-langkah di atas untuk warna yang berlainan.
  • Setelah beras-beras yang telah diwarnai itu mengering, tuanglah dalam wadah plastik.
  • Tambahkan mainan kecil-kecil.

2. Wash the animals

Selanjuntya, cobalah buat sensory play bertemakan “wash the animals”. Permainan ini bukan hanya sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga bisa menanamkan kebersihan dan rasa tanggung jawab pada anak.

Alat dan Bahan:

  • Mainan binatang dari karet
  • Wadah plastik
  • Air
  • Sikat gigi bekas
  • Alat mandi khusus bayi
  • Handuk kecil

Cara membuat:

  • Tuang air ke dalam wadah.
  • Campurkan sabun mandi cair khusus bayi.
  • Biarkan anak “memandikan” mainan hewan di dalam wadah tersebut.
  • Minta gunakan sikat agar lebih bersih.
  • Berikan handuk untuk mengeringkan.

3. Jelly beach

Mau ke pantai, namun tak mungkin ke sana alasannya PSBB? Buat saja replikanya dari jelly dan pasir kinetik. Sensory play ini bisa sekaligus memperkenalkan anak seperti apa teksur agar-supaya dan pasir.

Alat dan Bahan:

  • Wadah plastik
  • Pasir kinetic
  • Agar-supaya
  • Pewarna makanan warna biru
  • Kerang dekorasi
  • Mainan hewan lautan

Cara Membuat:

  • Buat supaya-biar, kemudian tuang di wadah persegi empat panjang.
  • Tambahkan pewarna masakan biru dan mainan hewan bahari selagi masih cair.
  • Setelah jelly mengeras, potong seperempat bagiannya.
  • Tuangkan pasir ke sudut kosong tersebut.
  • Sebar beberapa kerang dekorasi selaku penyekat antara air dan pasir.

4. Bath paints

Bagi anak yang kerap rewel setiap mandi, ini saatnya untuk menciptakan sensory play berupa cat mandi biar bath time jadi lebih mengasyikkan sekaligus merangsang kreativitasnya.

Alat dan Bahan:

  • Shaving cream
  • Pewarna masakan
  • Botol plastik kecil
  • Kuas lukis

Cara membuat:

  • Tuangkan shaving creamke dalam botol plastik.
  • Masukkan beberapa tetes pewarna kuliner, aduk hingga merata.
  • Ulangi langkah di atas untuk menciptakan warna cat yang berlawanan.
  • Biarkan anak mengecat area sekitar kamar mandi dengan kuas.

(Baca Juga: 7 Cara Menambah Nafsu Makan Anak Terjitu Tanpa Paksaan)

5. Water beads pond

Untuk mengasah kemampuannya dalam berpikir, kamu bisa membuat sensory play dari water beads. Kemudian, sebar beberapa mainan-mainan kecil dan minta anak untuk mencarinya satu per satu.

Alat dan materi:

  • Water beads
  • Air secukupnya
  • Wadah plastik
  • Mainan kecil-kecil

Cara membuat:

  • Tuang water beads seperlunya pada wadah besar
  • Masukkan air sedikit
  • Tebar beberapa mainan kecil-kecil di balik water beads tersebut

Seperti itulah manfaat bermain sensory play untuk berkembang-kembang anak. Bahkan, turut merangsang ibu atau ayah untuk ikut membuat permainan ini. Apalagi dengan banyaknya waktu di rumah, kau jadi mampu work from home sekaligus quality time menemani anak bermain. Menyenangkan sekali ya!

Butuh dana untuk keperluan mendesak? KTA Standard Chartered Bank siap membantumu. Nikmati kemudahan kredit tanpa agunan tersebut dengan apply pribadi melalui CekAja.com.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengobatan Asuransi Untuk Pekerja Dan Jenis-Jenisnya

2 Desember 2020 - 11:18 WIB

Pentinglah Asuransi Untuk Barang Elektronik Dan Contohnya

2 Desember 2020 - 11:15 WIB

5 Pekerjaan Freelance Asyik Buat Mahasiswa

2 Desember 2020 - 11:09 WIB

tips Mengubah Kartu Kredit Yang Rusakâ Dan tips Mencegahnya

2 Desember 2020 - 11:06 WIB

Mengenal Pemahaman Dan Perbedaan Asuransi Perjalanan Syariah

2 Desember 2020 - 11:03 WIB

Rekomendasi 7 Daftar Buku Terbaik Untuk Belajar Saham

2 Desember 2020 - 11:00 WIB

Trending di -