Pemerintah Resmi Larang Mudik Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Posted on

Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan pulang kampung lebaran. Sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran virus corona di Indonesia.

Keputusan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo sehabis rapat terbatas pada hari Selasa, 21 April 2020.

Alasan dari keputusan tersebut sebab mempertimbangkan suasana dan kondisi berdasarkan hasil survey yang dijalankan oleh Kementerian Perhubungan belakangan ini, masih ada 24 persen warga yang bersikeras akan melaksanakan mudik walaupun sudah ada imbauan sebelumnya dari pemerintah untuk tidak melakukan mudik.

Atas dasar itu, dalam rapat terbatas perihal pembahasan persiapan pulang kampung lewat video conference. Pemerintah memutuskan untuk melakukan pelarangan pulang kampung pada dikala Ramadhan maupun hari raya Idul Fitri untuk wilayah Jabodetabek dan daerah-wilayah yang sudah ditetapkan untuk diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dan juga daerah yang masuk zona merah virus corona.

Larangan Mudik berlaku mulai 24 April

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan lewat video conference menerangkan bahwa larangan pulang kampung ini akan berlaku efektif terhitung semenjak hari Jumat, 24 April 2020.

Namun, untuk penerapan sanksi yang sudah disiapkan akan efektif ditegakkan mulai 7 Mei 2020.

Presiden Jokowi – sapaan bersahabat Joko Widodo – mengatakan berdasarkan hasil survei yang dikerjakan Kementerian Perhubungan, 24 persen penduduk menyatakan masih ingin pulang kampung ke kampung halaman.

Sementara 68 persen penduduk menyatakan tidak akan mudik dan 7 persen masyarakat telah melaksanakan mudik. Kondisi inilah yang melatarbelakangi diambilnya kebijakan larangan mudik tersebut.

Larangan mudik ini nantinya tidak memperbolehkan kemudian lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke kawasan terutama Jabodetabek. Namun, pemerintah masih memperbolehkan arus kemudian lintas orang di dalam Jabodetabek. Atau diketahui dengan istilah aglomerasi.

Transportasi massal di Jabodetabek tidak akan ditutup

Transportasi massal di dalam Jabodetabek seperti KRL juga tidak akan ditutup atau dilarang operasionalnya. Untuk membuat lebih mudah masyarakat yang tetap melakukan pekerjaan khususnya tenaga kesehatan, cleaning service rumah sakit, dan sebagainya.

Strategi pemerintah ialah seni manajemen yang dalam perumpamaan militer itu diketahui dengan seni manajemen yang sedikit demi sedikit, bertingkat, dan berlanjut. Karena semua mesti dipersiapkan secara masak-masak dan cermat.

Seperti dimengerti, pemerintah juga gres saja menyalurkan pinjaman sosial untuk penduduk . Khususnya untuk wilayah Jabodetabek, dan sesuai kode dari Presiden Joko Widodo. Seluruh hal yang berhubungan dengan jaring pengaman sosial juga mesti secepatnya berjalan. Atas dasar itu pemerintah menetapkan untuk melarang mudik pada tahun ini.

Pemerintah bersama dengan seluruh jajaran Kemenhub, Polisi Republik Indonesia/TNI dan Kementerian/Lembaga terkait akan secepatnya melaksanakan langkah-langkah persiapan teknis operasional di lapangan. Termasuk menentukan arus logistik agar jangan sampai terhambat. Dalam hal ini, jalan tol tidak akan ditutup, tapi dibatasi hanya untuk kendaraan logistik.

Pemerintah siapkan pembatasan kemudian lintas

Seiring dengan adanya kebijakan yang melarang mudik tersebut guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, pemerintah telah merencanakan regulasi dalam sektor angkutanuntuk mendukung keputusan Presiden Joko Widodo yang melarang acara pulang kampung pada bulan bulan berkat tahun ini akhir penyebaran virus corona (Covid-19).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyampaikan sketsa yang telah disiapkan pemerintah berupa larangan angkutan biasa , kendaraan eksklusif, dan sepeda motor untuk keluar masuk zona merah penyebaran virus korona.

Dia menyampaikan ketika ini beberapa kawasan telah berstatus PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), mirip kawasan Jabodetabek.

Skenario yang disiapkan dengan adanya larangan mudik berbentukpembatasan kemudian lintas pada jalan terusan keluar masuk daerah, bukan penutupan jalan.

Skema pembatasan lalu lintas ini diseleksi alasannya adalah yang dihentikan untuk melintas yakni terbatas pada transportasi penumpang saja, sedangkan transportasi barang atau logistik masih mampu beroperasi.

Dia menyertakan untuk menegakkan peraturan dibutuhkan adanya sanksi atas pelanggaran terkait larangan mudik ini.

Bagi masyarakat yang memaksa untuk mudik, mesti ada sanksi mengacu pada undang-undang nomor 6 Tahun 2018 wacana Kekarantinaan Kesehatan dengan hukuman yang paling ringan bisa dengan dikembalikan saja kendaraan tersebut untuk tidak melanjutkan perjalanan mudik.

Dia menyertakan nantinya di setiap kanal keluar masuk perlu adanya penyekatan-penyekatan atau pun check point untuk mengusut setiap orang yang mau keluar masuk Jabodetabek.

Dalam melaksanakan pembatasan kemudian lintas tentunya diharapkan koordinasi dengan banyak pihak, terutama kepolisian selaku garda terdepan.

Sejumlah ruas jalan akan disekat kepolisian

Polisi akan sekat sejumlah ruas jalan terkait larangan mudik idul fitri. Ruas jalan yang disekat antara lain Tol Cikampek, Jagorawi, Merak, dan jalur Pantura untuk kendaraan yang hendak keluar dan masuk dari dan menuju Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek).

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menyekat sejumlah ruas jalan tol dan jalan nasional untuk menindaklanjuti pelarangan mudik Lebaran 2020.

Menurut Benyamin, penyekatan juga akan dikerjakan di setiap kabupaten. Polisi cuma akan mengizinkan kendaraan jenis tertentu untuk tetap melalui, seperti kendaraan pengangkut bahan bakar minyak dan logistik.

Masyarakat yang melanggar larangan mudik tersebut dan bermaksud tetap mudik akan diminta memutar balik. Terkait bentuk sanksi bagi yang tetap nekat melaksanakan mudik, ketika ini masih dibahas oleh pemerintah.

Korban tewas akhir Covid-19 di seluruh dunia capai 170 ribu jiwa

Total akhir hayat global balasan pandemi virus korona sudah melebihi 170.000 jiwa hingga Senin, 20 April 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun Johns Hopkins University di Amerika Serikat, ada 2.476.916 juta masalah Covid-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Sementara itu, jumlah pasien yang sudah dinyatakan pulih meraih 646.739 orang.

AS masih menjadi negara dengan jumlah kasus sekaligus angka kematian tertinggi adalah 72.749 jiwa dari lebih dari 786.000 masalah.

Posisi kedua ditempati oleh Italia dengan 24.114 korban jiwa, disusul oleh Spanyol dengan 20.852 korban jiwa.

Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan kawasan.

Meskipun jumlah perkara meningkat, kebanyakan orang yang terpapar virus ini menderita gejala ringan sebelum dinyatakan sembuh.

Perkembangan penyebaran virus corona di Indonesia

Jumlah pasien yang terserang virus corona di Indonesia terus bertambah setiap harinya, dan berdasarkan banyak pengamat kondisi saat ini masih belum meraih keadaan puncak penyebaran virus corona.

Data modern hinngga tanggal 21 April 2020, jumlah pasien yang terjangkit virus corona di Indonesia telah mencapai 7.135 kasus dengan penambahan kasus per hari ini sebanyak 375 kasus gres.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh dari penyakit ini sebanyak 842 orang dengan adanya komplemen pasien sembuh sebanyak 95 orang pasien, dan jumlah pasien meninggal. Karena virus ini telah meraih 616 orang dengan suplemen korban meninggal 26 pasien.

Prediksi puncak penyebaran terjadi pada Juni-Juli

Pemerintah Indonesia memperkirakan masalah nyata Covid-19 akan mencapai 106 ribu pada Juni dan Juli 2020 mendatang.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan berdasarkan hasil prediksi yang dilakukan oleh pakar sejumlah lembaga dan peneliti, puncak pandemi Covid-19 di Indonesia akan mulai terjadi pada permulaan Mei hingga awal Juni mendatang.

(Baca Juga: Ini Langkah Pemerintah Antisipasi Dampak Covid-19)

Pada awal Juni diperkirakan perkara akan meraih 95 ribu dan akan meraih 106.000 pada Juni-Juli. Meski demikian, pemerintah akan terus melaksanakan upaya pencegahan dan sejumlah kebijakan agar prediksi tersebut tidak akan terjadi.

Pemerintah akan melaksanakan kebijakan untuk terus menekan perkara tersebut. Sehingga prediksi akan tetap menjadi prediksi sementara angka perkara sebetulnya lebih rendah dari prediksi tersebut.

Kondisi penyebaran virus corona yang belum berhenti di Indonesia tentu mesti menjadi perhatian bagi seluruh pihak. Agar penyebaran virus tersebut mampu dilarang.

Larangan mudik sebaiknya ditaati masyarakat

Upaya pemerintah melarang penduduk untuk mudik sebaiknya ditaati oleh penduduk untuk sementara tidak melaksanakan mudik lebaran. Agar penyebaran virus corona bisa secepatnya berakhir dan acara masyarakat secara keseluruhan bisa kembali normal.

Masyarakat tidak butuhtakut tidak mampu bersilaturahmi bareng keluarga di kampung halaman pada tahun ini. Karena pemerintah juga telah memindah waktu cuti bareng untuk hari raya Idul Fitri 2020 dari sebelumnya tanggal 26-29 Mei menjadi 28-31 Desember mendatang di final tahun.

Keputusan ini diambil untuk meminimalisir penyebaran virus corona di Indonesia. Pergeseran hari cuti bareng tersebut merupakan Keputusan Bersama antara Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Berbagai upaya sudah dijalankan pemerintah untuk meminimalkan penyebaran virus corona. Butuh peran aktif dari penduduk untuk mampu berpartisipasi menanggulangi penyebaran virus tersebut.

Semakin lama penyebaran virus bisa tertuntaskan, maka dampaknya pada kesehatan, perekonomian, dan kehidupan sosial juga akan semakin besar.

Pemerintah sendiri sudah memprediksi perkembangan ekonomi pada tahun ini bisa merosot ke level 2,3 persen dari sasaran 5,3 persen pada tahun ini balasan penyebaran virus corona. Bahkan mampu menjadi lebih jelek lagi sampai mengalami perkembangan ekonomi yang negatif kalau virus corona tidak mampu dituntaskan dengan segera di Indonesia.

Kita semua sama-sama berharap biar wabah ini bisa secepatnya berakhir. Sehingga aktivitas kehidupan mampu kembali normal mirip sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *