by

Simak Syarat Dan Jadwal Pendaftaran Polri 2020

Bagi kau yang ingin menjadi seorang polisi, rasanya perlu mengetahui syarat dan agenda pendaftaran Polri 2020. Bagaimana tidak, pasalnya polri sudah membuka penerimaan untuk Anggota Kepolisian, Bintara dan Tamtama semenjak 7 Maret sampai 23 Maret 2020.

syarat dan jadwal pendaftaran polri 2020

Sekilas perihal Bintara Polisi Republik Indonesia 2020

Bintara ialah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua. Tidak cuma itu, Bintara juga lebih tinggi dari Kopral atau Ajun Brigadir Polisi.

Untuk bergabung menjadi Bintara, kamu bisa melaksanakan pendaftaran secara online lewat situs web resmi penerimaan Polisi Republik Indonesia.

Selain itu, disana kau juga bisa mengetahui beberapa macam isu terkait pendaftaran, mulai dari tolok ukur, cara registrasi hingga agenda seleksi.

Tahun ini, Polri membuka penerimaan untuk Bintara sendiri sebanyak 10.275 orang. Jumlah penerimaan tersebut sesuai dengan Pengumuman Kapolri Nomor: Peng/7/III/DIK.2.1./2020 wacana Penerimaan Terpadu Bintara Polri T.A. 2020.

Polri membuka 12 bidang untuk Bintara, di antaranya yakni Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Polair, Bintara Teknologi Informasi (TI), Bintara Musik, Bintara Penerbang (PILOT), Bintara Penyidik Pembantu, Bintara Olahraga, Bintara Agama, Bintara Tata Boga, Bintara Perawat, Bintara Bidan dan Bintara Pramugari.

Nah, untuk kau yang terpesona bergabung menjadi bagian dari Bintara Polri T.A. 2020, yuk simak terlebih dahulu syarat dan acara registrasi polri 2020 yang sudah CekAja.com rangkum khusus untuk kau.

(Baca Juga: OJK Setop Sementara Pendaftaran Pinjol Baru)

Syarat dan Jadwal Pendaftaran Polri 2020

Syarat dan agenda pendaftaran Polisi Republik Indonesia 2020 menjadi satu hal yang sangat penting untuk dikenali. Sebab, kamu perlu mempersiapkan beberapa dokumen yang diharapkan untuk melakukan pendaftaran.

Tidak hanya itu, kau juga perlu mengetahui acara lengkap registrasi polri T.A. 2020 ini. Pasalnya lewat agenda pendaftaran, kau mampu mengetahui apa saja yang mesti dipersiapkan untuk tahap berikutnya.

Untuk itu, syarat dan jadwal registrasi Polisi Republik Indonesia 2020 akan dipaparkan di bawah ini. Yuk, simak bantu-membantu!

Syarat Pendaftaran

Syarat pendaftaran Bintara Polisi Republik Indonesia T.A. 2020 sejatinya terbagi menjadi dua, yaitu tolok ukur lazim dan patokan khusus.

Persyaratan Umum

Adapun standar umum pendaftaran Bintara Polisi Republik Indonesia T.A. 2020 sesuai dengan Pasal 21 (1) UU Nomor 2 tahun 2002 perihal Kepolisian Negara Republik Indonesia di antaranya, ialah:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  4. Pendidikan paling rendah SMU/sederajat;
  5. Berusia terendah 18 tahun (pada dikala dilantik menjadi anggota Polisi Republik Indonesia);
  6. Sehat jasmani dan rohani;
  7. Tidak pernah dipidana alasannya adalah melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres lokal);
  8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

Persyaratan Khusus

Sedangkan, standar khusus untuk registrasi Bintara Polisi Republik Indonesia T.A. 2020 di antaranya, yakni:

  1. Pria atau Wanita;
  2. Bukan anggota/mantan Polisi Republik Indonesia/Tentara Nasional Indonesia dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  3. Lulusan:
    • Sekolah Menengan Atas/sederajat:
      • Untuk lulusan sebelum tahun 2018, melampirkan Nilai Ijazah (campuran nilai rata-rata rapor ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
      • Untuk lulusan tahun 2018 dan 2019, melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) sekurang-kurangnya65,00;

    • Lulusan D-III dengan IPK sekurang-kurangnya2,75 dan terakreditasi;
    • Lulusan S-1 dengan IPK minimal 2,75 dan terakreditasi.

  4. Bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2020) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan sehabis lulus melampirkan ijazah dengan tamat sesuai pada poin b;
  5. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus menerima akreditasi dari Dikdasmen Kemendikbud RI;
  6. Usia kandidat Bintara Polisi Republik Indonesia T.A. 2020, di antaranya:
    • Lulusan SMA/sederajat usia minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun;
    • Lulusan D-IIII usia optimal 22 tahun;
    • Lulusan D-IV/S-1 usia maksimal 24 tahun.

  7. Belum pernah menikah secara aturan nyata/agama/adat;
  8. Belum pernah hamil atau pun melahirkan;
  9. Belum mempunyai anak biologis (anak kandung) dan mampu untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan;
  10. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota tubuh lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adab;
  11. Dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil investigasi kesehatan oleh Panpus/Panda;
  12. Tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika;
  13. Tidak melakukan tindakan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum;
  14. Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh daerah NKRI dan diperintahkan pada semua bidang peran Kepolisian yang ditandatangani oleh calon akseptor dan dimengerti oleh orang renta/wali;
  15. Membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang memperlihatkan, menjanjikan dan menjamin dapat membantu meluluskan dalam proses seleksi penerimaan terpadu yang ditandatangani oleh calon penerima dan dimengerti oleh orang renta/wali;
  16. Membuat surat pernyataan bermaterai yang menyatakan kandidat peserta tidak masuk sebagaimana dikelola pada angka 2 huruf i dan j;
  17. Berdomisili paling sedikit 2 tahun pada dikala buka pendidikan di wilayah Polda daerah mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga, kecuali calon penerima Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  18. Bagi kandidat/akseptor yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menelepon melalui telepon/surat atau dalam bentuk apapun terhadap panitia/pejabat yang berwenang lewat orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  19. Bagi kandidat Bintara yang dinyatakan lulus terpilih biar melampirkan kartu BPJS Kesehatan;
  20. Bagi yang sudah bekerja secara tetap selaku pegawai/karyawan:
    • Mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
    • Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, jikalau diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri.

  21. Pendaftaran calon akseptor dikerjakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);

Persyaratan Lainnya

  1. Ijazah:
    • Lulusan Sekolah Menengan Atas/MA jurusan IPA/IPS/Bahasa (bukan lulusan Paket A,B dan C);
    • Lulusan SMK semua jurusan kecuali jurusan tata busana dan tata kecantikan, khusus lulusan SMK yang melalui jalur Bakomsus dikelola tersendiri dalam lampiran keputusan ini;
    • Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA);
    • Lulusan S-I/D-IV, D-III dengan IPK sekurang-kurangnya2,75 dan Prodi terakreditasi;

  2. Memiliki tinggi tubuh minimal (dengan berat tubuh sepadan menurut ketentuan yang berlaku):
    • Umum:
      • Pria: 165 cm;
      • Wanita: 160 cm;

    • Wilayah Perbatasan (Wiltas)/Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT)/Pulau-Pulau Terpencil (PPT):
      • Pria: 163 cm;
      • Wanita: 158 cm;

  3. Khusus Ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat):
    • Daerah Pesisir:
      • Pria: 163 cm;
      • Wanita: 158 cm;

    • Daerah Pegunungan:
      • Pria: 160 cm;
      • Wanita: 155 cm;

  4. Pendaftaran dan seleksi diselenggarakan di setiap Polda sesuai domisili.

Beberapa patokan di atas mampu kamu ketahui dan dijadikan bimbingan untuk melaksanakan registrasi Bintara Polri T.A. 2020. Untuk info lengkap terkait persyaratan, kamu mampu eksklusif saluran ke laman tolok ukur penerimaan Polisi Republik Indonesia.

Jadwal Pendaftaran

Jika sebelumnya kamu sudah mengenali syarat registrasi Bintara Polri T.A 2020, kini saatnya kamu mengenali agenda registrasi Bintara Polisi Republik Indonesia, sebagaimana yang dijelaskan berikut ini.

  • Pendaftaran online: 7 – 23 Maret 2020
  • Verifikasi berkas dokumen: 9 – 27 Maret 2020
  • Tanda Tangan Pakta Integritas dan pengambilan sumpah panitia kandidat Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama beserta orang renta wali: 28 Maret 2020
  • Pengecekan manajemen permulaan, pengukuran tinggi dan berat tubuh oleh Tim Rikmin, Tim Rikkes dan Tim Uji Jasmani, pengumuman serta pengiriman hasil Akpol, Bintara dan Tamtama: 29 Maret – 4 April 2020

Untuk gosip lebih lanjut terkait proses seleksi, nantinya akan diinformasikan oleh panitia penerimaan anggota Polisi Republik Indonesia T.A. 2020.

Cara Pendaftaran Polri 2020

Syarat dan acara registrasi Polri 2020 telah kau ketahui secara lengkap di atas. Selanjutnya, kamu bisa mulai merencanakan dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan registrasi.

Namun, apakah kau tahu bagaimana tahapan dan tindakan mendaftar Bintara Polisi Republik Indonesia T.A. 2020? Maka dari itu, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

  • Buka situs web penerimaan Polisi Republik Indonesia T.A 2020 di laman polri.go.id;
  • Pilih seleksi BINTARA PTU di halaman utama website (bila pendaftar mengalami kesusahan akan dibantu oleh panitia Polda (Panda) lokal);
  • Isi form registrasi yang berhubungan dengan identitas pendaftar (NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang renta, dan informasi lain sesuai format pada website);
  • Pendaftar wajib untuk memberikan data secara benar dan akurat pada form pendaftaran online. Kemudian, periksa dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi;
  • Jika telah sukses mengisi form pendaftaran online, pendaftar berikutnya akan menerima nomor pendaftaran online beserta username dan password untuk digunakan pada ketika login menuju halaman dashboard. Di mana, dashboard berisi fitur untuk mengevaluasi info perkembangan tahapan seleksi serta nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti pendaftar;
  • Pendaftar akan menerima hasil cetak form registrasi online yang nantinya akan dipakai untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda;
  • Tenggang waktu untuk verifikasi paling lambat 4 (empat) hari terhitung dari registrasi online. Apabila sudah lebih dari 4 (empat) hari, maka data pendaftar online secara otomatis akan terhapus. Oleh alasannya itu, pendaftar harus melakukan pendaftaran online kembali untuk bisa melaksanakan verifikasi.

Nah, beberapa informasi terkait syarat dan acara registrasi Polisi Republik Indonesia 2020 beserta cara pendaftarannya telah dimengerti di atas. Kamu juga jangan lupa untuk mempersiapkan dana, ya!

Sebab, tidak menutup kemungkinan selama proses pendaftaran hingga proses seleksi nanti ada beberapa hal yang membutuhkan ongkos. Sebagai antisipasi, kamu mampu meminjam dana tunai di CekAja.com.

Selain proses pengajuan yang gampang dan cepat, CekAja.com juga sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), loh! Untuk itu, tunggu terlebih? Langsung olok-olokan kini, yuk!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed