Menu

Mode Gelap

- · 30 Nov 2020 09:06 WIB ·

Tagihan Listik Jerawat Selama Psbb? Begini tips Ceknya


 Tagihan Listik Jerawat Selama Psbb? Begini tips Ceknya Perbesar

Dalam beberapa hari terakhir, para konsumen listrik PT PLN (Persero) beramai-ramai mengisi lini periode media umum dengan unek-unek yang sama, tagihan listriknya jerawat selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Beberapa orang bahkan hingga membagikan foto yang memberikan jumlah tagihan listrik yang gres saja mereka bayarkan. Di mana jumlahnya melambung hingga dua kali lipat dibandingkan pembayaran bulan-bulan sebelumnya.

Kejadian tersebut biasanya dialami oleh para pelanggan listik PLN non-subsidi. Akibatnya banyak perkiraan yang timbul dari netizen. Mulai dari yang berpendapat peningkatan tagihan listrik balasan teladan kerja dari rumah.

Sampai yang berupa kritik bahwa konsumen listrik non-subsidi tengah melakukan subsidi silang kepada para konsumen yang menerima insentif keringanan ongkos listrik dari negara.

Kamu ternyata mampu loh menilik sendiri pemakaian daya listrik di rumah setiap bulan. Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka menerangkan, setidaknya pengecekan pemakaian listrik mampu dijalankan secara mandiri melalui dua cara ini:

1. Aplikasi PLN Mobile

Untuk bisa melakukan pengecekan jumlah tagihan dan besarnya pemakaian daya listrik dengan aplikasi, kau mesti mengunduh apalagi dulu aplikasi PLN Mobile di Google Play Store.

Setelah mengunduhnya ke ponsel, kamu diminta untuk memasukkan nomor ID Pelanggan yang bisa dilihat di meteran listrik rumah kau.

Jumlah tagihan dan besarnya penggunaan daya mampu dicek dengan cara menentukan hidangan “Informasi”, lalu sub menu “Informasi Tagihan dan Token Listrik”.

Sebenarnya melalui meteran listrik di rumah, kau juga mampu dilihat berapa banyak daya yang digunakan dari bulan ke bulan, beserta besaran tagihan yang menyertainya. Namun cara ini tidak gampang alasannya ukuran layar meteran listrik yang terlalu kecil.

2. Layanan Whatsapp PLN

Cara kedua yang mampu kau kerjakan untuk memeriksa pemakaian daya listrik di rumah yakni melalui layanan Whatsapp PLN di nomor 08122123123. Caranya ialah selaku berikut:

  • Ketik pesan “Halo” dan kirimkan ke nomor tersebut.
  • Ketik “2” untuk melakukan baca meter mampu berdiri diatas kaki sendiri.
  • Baca isu yang muncul.
  • Masukkan ID Pelanggan PLN.
  • Jika ID Pelanggan dan hari baca sudah sesuai, silakan ketik “angka stand KWh meter”.
  • Ambil foto meteran listrik dan kirimkan foto tersebut yang menampilkan dengan jelas angka kWh-nya.
  • Selesai, PLN akan melaksanakan verifikasi foto yang dikirimkan sebagai dasar perhitungan tagihan listrik bulan selanjutnya.

Senior Executive Vice President Bisnis Pelayanan Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono, menjelaskan layanan Whatsapp tersebut diberikan untuk menggantikan pencatatan meteran manual yang sebelumnya dilakukan petugas PLN ke rumah-rumah penduduk.

(Baca juga: Cara dan Syarat Lengkap Mendapatkan Token Listrik Gratis dan Keringanan Utang Saat Pandemi)

Menurutnya, selama era pandemi Covid-19, petugas PLN tidak ada yang melakukan pengecekan meteran dari rumah ke tempat tinggal guna memutus rantai persebaran virus Corona.

Yuddy menuturkan, jikalau konsumen tidak melakukan pelaporan itu, maka besaran tagihan listrik akan diambil dari rata-rata penggunaan 3 bulan sebelumnya.

“Kaprikornus konsumen yang tidak mampu melaporkan, tidak perlu khawatir. Hanya tetap kami imbau agar dapat melaporkan angka kWh meter lewat layanan WhatsApp semoga datanya lebih valid,” kata Yuddy.

Pelaporan ini bisa dikerjakan di setiap selesai bulan untuk mendapatkan tagihan di bulan berikutnya.

Konsumsi Listrik Meningkat

Dikutip dari Kompas.com, Pelaksana Harian Senior Manager (PLH SRM) General Affairs PLN UID Jakarta Raya, M. Arief Mudhari menerangkan bahwa aturan PSBB yang mengharuskan banyak pegawai kantoran bekerja dari rumah menciptakan pemakaian listrik di rumah tangga meningkat.

Arief mencatat, ada peningkatan konsumsi listrik rata-rata 1-3 persen dibandingkan bulan-bulan sebelum ada Corona. Hal itu terjadi alasannya adalah seluruh anggota keluarga berkumpul di rumah.

Akibatnya, intensitas penggunaan barang-barang elektronika juga turut meningkat. Ia mencontohkan, pemakaian televisi menjadi lebih lama, kipas angin atau pendingin ruangan terus menyala, pemakaian laptop yang terus-menerus, dan lain sebagainya.

Tips Menghemat Pemakaian Listrik

Nah, untuk mengurangi pemakaian listrik di rumah ada beberapa hal yang mampu kau kerjakan. Simak yuk tips mengurangi listrik berikut ini:

1. Matikan lampu yang tidak digunakan

Memencet saklar lampu yang tidak dipakai yakni hal mudah yang kadang kala terlupakan. Lampu di rumah yang dibiarkan terus menyala hingga siang hari, terperinci merupakan pemborosan.

2. Pakai lampu LED

Kamu mampu secara bertahap mengganti lampu di rumah dengan jenis Light Emiting Diode (LED), yang konsumsi listriknya lebih irit 50-75 persen dibandingkan lampu pijar biasa.

3. Cabut steker dari stop kontak

Hanya mematikan alat elektronik yang tidak dipakai ternyata tidak secara penuh menghentikan ajaran listrik ke alat tersebut. Akibatnya, listrik akan terbuang tidak berguna. Kamu mesti mencabut sampai ke kabel-kabelnya.

4. Pakai AC seperlunya

Tidur memang jadi tenteram sih dengan ditemani Air Conditioner alias AC. Tapi tagihan listrik juga dipastikan bakal tinggi.

5. Pakai pengatur panas otomatis di setrika

Meski ukurannya kecil, siapa sangka setrika yang kamu pakai untuk melicinkan pakaian menguras listrik lebih besar dari televisi.

(Baca juga: Penyebab Tagihan Listrik Mahal, Perlu Dipahami Agar Hemat Biaya!)

Untuk itu, gunakan setrika yang mempunyai pengatur panas otomatis yang hendak mati dengan sendirinya sesudah mencapai suhu panas tertentu.

6. Cabut kabel rice cooker

Alat penanak nasi (rice cooker) berfitur magic jar memang mampu mempertahankan kehangatan nasi yang kamu konsumsi sehari-hari. Namun, balasan lampu ‘keep warm’ yang terus menyala maka tagihan listrik juga akan ikutan melonjak.

Jika ingin mengurangi listrik, seharusnya matikan rice cooker sehabis nasi matang. Nyalakan saja beberapa menit sebelum makan untuk menghangatkan nasi. Mudah bukan?

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengobatan Asuransi Untuk Pekerja Dan Jenis-Jenisnya

2 Desember 2020 - 11:18 WIB

Pentinglah Asuransi Untuk Barang Elektronik Dan Contohnya

2 Desember 2020 - 11:15 WIB

5 Pekerjaan Freelance Asyik Buat Mahasiswa

2 Desember 2020 - 11:09 WIB

tips Mengubah Kartu Kredit Yang Rusakâ Dan tips Mencegahnya

2 Desember 2020 - 11:06 WIB

Mengenal Pemahaman Dan Perbedaan Asuransi Perjalanan Syariah

2 Desember 2020 - 11:03 WIB

Rekomendasi 7 Daftar Buku Terbaik Untuk Belajar Saham

2 Desember 2020 - 11:00 WIB

Trending di -