Menu

Mode Gelap

- · 30 Nov 2020 13:12 WIB ·

Tetap Hening! Penting 13 Kiat Bebas Corona Di Transportasi Biasa


 Tetap Hening! Penting 13 Kiat Bebas Corona Di Transportasi Biasa Perbesar

Menggunakan transportasi biasa selama pandemi virus Corona, memang agak terasa berlawanan. Pasalnya, virus Corona lebih mudah menular lewat kerumunan dan menyebar lewat percikan ludah (droplet). Nah, untuk meminimalisir penularan virus Corona di transportasi biasa , berikut tips bebas Corona di transportasi biasa .

Tetap Tenang! Inilah 13 Tips Bebas Corona di Transportasi Umum

13 Tips Bebas Corona di Transportasi Umum

1. Cuci Tangan dengan Benar

Mencuci tangan dengan benar efektif mencegah penularan virus Corona di transportasi umum. Anda bisa lakukan dengan mencuci tangan sampai bersih selama 20 detik. Cucilah bab punggung tangan, sela-sela jari, kuku, dan pergelangan tangan. Kemudian, keringkan dengan tisu, handuk kecil higienis, atau mesin pengering tangan.

Disarankan untuk mencuci tangan di air mengalir. Gunakan pula sabun khusus pencuci tangan. Dengan begitu, kotoran yang melekat di tangan langsung terjatuh.

Cuci tangan sebelum dan sehabis makan, sesudah berpegangan dengan pintu atau menyentuh besi sandaran, mencampakkan sampah, setelah memakai toilet, dan setelah bersin atau batuk.

2. Gunakan masker

Sebelum penularan virus Corona di transportasi lazim menjadi pandemi, penggunaan masker bedah (surgical mask) dan N95 direkomendasikan. Tetapi, masker bedah dan N95 menjadi langka karena tingginya undangan pelanggan. Sehingga, pihak tenaga medis yang seharusnya memakai masker tersebut malah kesusahan menerimanya.

Karena itu, muncul inisiasi gerakan menggunakan masker kain. Meski tidak begitu seefektif masker bedah dan N95, tetapi masker kain dapat menghemat peluangkontak virus Corona di transportasi lazim. Sebagai bonus, masker kain juga membantu pengguna untuk tetap terlindung dari asap dan polusi.

Gunakan masker kain ketika Anda bepergian, berada di transportasi biasa , atau berada di daerah yang berpotensi terdapat virus Corona.

Sesudah menggunakan masker kain, hindari menjamah bagian depan masker. Karena, bagian tersebut penuh dengan kotoran dan bakteri yang melekat. Setelah melepas masker kain, segera basuh tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Lalu, rendam masker kain dengan deterjen cair. Kemudian, bilas masker sampai higienis dan jemur.

(Baca Juga: #DiRumahAja Bikin Hemat Biaya Transport, Duitnya Bisa Buat Apa?)

3. Hindari kerumunan

Penyebaran virus Corona di transportasi lazim lebih singkat jika berada di kerumunan. Virus tersebut menyebar lewat udara lewat bersin atau batuk.

Karena itu, sebisa mungkin hindari kerumunan. Segera hindari orang yang sedang bersin atau batuk asal-asalan. Bila perlu, lakukan jaga jarak untuk meminimalkan potensi penyebaran virus.

4. Kurangi kontak dengan pegangan atau pintu

Tiang, pegangan dan pintu merupakan benda yang sering disentuh penumpang dikala berada di transportasi biasa . Tidak heran kalau benda-benda ini menjadi sumber basil dan virus.

Karena itu, waspadalah terhadap benda-benda yang sering disentuh banyak orang. Untuk menghindari penularan virus Corona di transportasi umum, gunakanlah pinggul, sikut, atau punggung tangan ketika bersentuhan dengan benda tersebut.

5. Tutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin

Saat berada di transportasi biasa , penting sekali mengedepankan akhlak bersin dan batuk. Anda mampu melakukannya dengan menutup ekspresi dan hidung dikala batuk atau bersin. Gunakan saputangan atau tisu supaya droplet atau cairan yang keluar tidak eksklusif terpapar ke telapak tangan.

6. Sedia hand sanitizer dikala di luar

Jika keadaan Anda tidak memungkinkan untuk mencuci tangan dengan air mengalir, sediakanlah hand sanitizer. Pembersih tangan yang mengandung alkohol 60-70 persen ini efektif membasmi basil dan bakteri.

Cucilah tangan selama 20 detik dengan hand sanitizer, Kemudian, tunggu beberapa dikala hingga hand sanitizer mengering.

Penggunaan hand sanitizer tidak dianjurkan sesering mungkin. Tujuannya agar keseimbangan mikroba baik di telapak tangan tetap sebanding. Selain itu, semoga kulit telapak tetap lembab dan tidak iritasi.

7. Kurangi kebiasaan menyentuh muka

Saat berada di transportasi lazim, mungkin Anda sering tidak sadar menjamah tampang. Nyatanya, wajah juga menjadi sumber kuman dan kotoran.

Ketika di ruang publik atau transportasi umum, menggaruk pipi, mengucek mata, menggosok hidung menjadi aktivitas yang mungkin berpotensi menularkan virus Corona di transportasi umum. Mata, hidung, dan ekspresi menjadi jalur termudah bagi virus dan kuman untuk memasuki tubuh.

Sebelum menyentuh area sensitif seperti mata, hidung, dan verbal, semestinya gunakan tisu atau bersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

8. Keluarkan HP dikala perlu

Ponsel atau HP juga menjadi kawasan berkumpulnya bakteri, bakteri atau virus. Semakin sering Anda mengusap atau menggeser layar sesudah menyentuh benda-benda di transportasi lazim, semakin kotor pula ponsel dan tangan Anda.

Untuk itu, senantiasa bersihkan ponsel secara berkala. Gunakan tisu berair atau usapkan cairan alkohol dengan tisu kering ke ponsel.

(Baca Juga: Cara Refund Tiket Kereta Api Saat Larangan Mudik, Biar Gak Hangus)

9. Jaga jarak

Jika memang Anda berada di keadaan darurat atau terpaksa melakukan pekerjaan ke kantor, lakukan jaga jarak. Saat berada di transportasi lazim, beri jarak 1,5 – 2 meter dengan penumpang lain. Atau, sisakan 2 atau 3 kursi kosong biar tetap aman dari virus Corona di transportasi lazim.

10. Tetap di rumah kalau merasa sakit

Jika Anda merasa sakit kepala, pilek, batuk, badan lesu, atau demam, sebaiknya tetaplah di rumah. Bila Anda terlanjur berada di transportasi biasa , secepatnya beritahu petugas. Setelah tiba di kawasan tujuan, segera ke rumah sakit atau jumpai dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

11. Konsumsi makanan dan minuman sehat

Mengonsumsi kuliner dan minuman sehat mampu mempertahankan daya tahan tubuh selama pandemi virus Corona. Perbanyak konsumsi makanan berkarbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Perbanyak minum air putih. Hindari minuman berkarbonasi atau mengandung embel-embel bikinan. Bila perlu, konsumsi aksesori sesuai usulan dokter.

Dukung proses ini dengan rutin berolahraga dan tidur cukup. Bila Anda perokok, berhentilah. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga baik untuk memperkuat imunitas tubuh.

12. Tidak pergi ke tempat terjangkit

Sebelum Indonesia terkena pandemi virus Corona, ada beberapa negara terkena wabah. Di antaranya yakni Cina, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, India, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan negara-negara di Eropa.

Kini, penyebaran pandemi virus Corona meluas sampai Indonesia. Kemudian, menyebar ke kota-kota bahkan ke kelurahan. Untuk itu, direkomendasikan tidak pergi ke daerah terserang saat memakai transportasi biasa .

Bila mendesak, tetap kerjakan jaga jarak dan hindari kerumunan demi terhindar virus Corona di transportasi umum.

13. Kurangi kontak dengan hewan yang berpeluang menularkan virus

Penemuan virus Corona diduga kuat berasal dari kelelawar. Kemudian, virus ini menyebar lewat beberapa binatang mamalia dan reptil. Sebagian mamalia dan reptil ini ada pula yang dimakan manusia.

Karena itu, jikalau Anda ingin mengonsumsi daging atau ikan, cuci sampai higienis dan masaklah sampai matang. Hindari pula mengonsumsi telur setengah matang.

Bila Anda masih belum melakukan bekerja dari rumah atau work from home (WFH), tetaplah damai. Selalu basuh tangan, jaga jarak, gunakan masker, dan tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat. Perhatikan budbahasa batuk dan bersin.

Bila perlu, selalu ikuti kemajuan berita melalui aplikasi pelacak sebaran virus Corona di Google Play Store atau Apple Store. Hindari paparan informasi palsu, menyesatkan, dan hoax yang memiliki peluang membuat tubuh reaktif dan stres.

Untuk melindungi kesehatanmu secara finansial, miliki asuransi kesehatan juga penting lho. Dengan asuransi kesehatan, kamu jadi merasa terlindungi dari aneka macam bahaya penyakit termasuk virus corona.

Yuk, ajukan asuransi kesehatan pilihanmu, cuma di situs CekAja.com!

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengobatan Asuransi Untuk Pekerja Dan Jenis-Jenisnya

2 Desember 2020 - 11:18 WIB

Pentinglah Asuransi Untuk Barang Elektronik Dan Contohnya

2 Desember 2020 - 11:15 WIB

5 Pekerjaan Freelance Asyik Buat Mahasiswa

2 Desember 2020 - 11:09 WIB

tips Mengubah Kartu Kredit Yang Rusakâ Dan tips Mencegahnya

2 Desember 2020 - 11:06 WIB

Mengenal Pemahaman Dan Perbedaan Asuransi Perjalanan Syariah

2 Desember 2020 - 11:03 WIB

Rekomendasi 7 Daftar Buku Terbaik Untuk Belajar Saham

2 Desember 2020 - 11:00 WIB

Trending di -