by

tips Menentukan Asuransi Yang Sempurna Ketika Wabah Corona

Setelah virus Corona ditetapkan selaku pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara resmi ini menandakan bahwa penyakit yang berhubungan dengan Covid-19 tidak ditanggung oleh asuransi. Sebab dalam semua polis asuransi disebutkan bahwa penyakit yang masuk kategori pandemi atau endemi tidak masuk dalam pertanggungan asuransi.

Cara Memilih Asuransi yang Tepat Saat Wabah Corona

Beruntungnya pemerintah ikut menanggung pembiayaan kesehatan akhir virus corona. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ MENKES/104/2020 perihal Penetapan Infeksi Corona Virus sebagai Penyakit Dapat Menimbulkan Wabah dan Penanggulangannya yang diteken Menteri Kesehatan pada 4 Februari 2020.

Pada aturan tersebut diterangkan bahwa segala bentuk pembiayaan dalam rangka upaya penanggulangan. Yang dibebankan pada budget Kementerian Kesehatan, pemerintah tempat, dan atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-permintaan. Sehingga setiap orang yang faktual terinfeksi virus corona bisa menerima perawatan medis secara gratis.

(Baca juga: Pentingnya Memiliki Asuransi untuk Anak Sejak Dini)

Namun pemerintah tidak membatasi perusahaan asuransi swasta yang ingin tetap memperlihatkan pinjaman sarat bagi nasabahnya dari bahaya virus corona.

Nah bila Anda ingin menerima manfaatkan pemberian dari perusahaan asuransi swasta semestinya pahami dan pelajari setiap penawaran dari perusahaan sebelum memilih asuransi yang sempurna.

Cara Memilih Asuransi yang Tepat Saat Wabah Corona

Karena tidak semua perusahaan asuransi menawarkan faedah mencakup tunjangan dari wabah Corona, begini cara memilih asuransi yang tepat supaya kita mendapatkan tunjangan maksimal:

  • Memberikan Perlindungan untuk Penyakit Kritis

Virus corona yang menimbulkan Covid-19 memang lebih banyak menimbulkan tanda-tanda penyakit ringan mirip flu dan radang tenggorokan. Namun dalam beberapa kasus virus ini dapat menyebabkan komplikasi jikalau tidak dikerjakan sedini mungkin.

Beberapa komplikasi yang mampu muncul akibat virus corona antara lain Pneumonia, gagal nafas akut dan juga Acute respiratory distress syndrome (ARDS). Ketiganya masuk dalam kategori penyakit kritis.

Nah, sayangnya tidak semua asuransi kesehatan menawarkan perlindungan untuk penyakit kritis dan bawaan. Karena itu sebelum membayar premi, seharusnya pahami isi polis yang ditawarkan dan tentukan mereka menyediakan faedah untuk penyakit kritis yang diakibatkan karena corona.

  • Mengcover Biaya Laboratorium

Biasanya pasien yang menawarkan gejala Covid-19 seperti demam dan flu akan masuk dalam klasifikasi ODP dan harus melaksanakan sejumlah pemeriksaan mirip tes darah, ronsen dan tes swab untuk memastikan apakah terserang virus corona atau tidak.

Biaya pemeriksaannya tidak ditanggung oleh pemerintah melainkan dibayar langsung. Meski cuma dua investigasi yang dilakukan namun ongkos untuk kedua langkah-langkah ini cukup besar, kurang lebih meraih Rp 1,5 juta setiap kali tindakan.

Nah saat memilih asuransi yang sempurna, tentukan kalau perusahaan mengcover juga ongkos pemeriksaan untuk tes laboratorium. Bisa jadi memang tidak semua biaya ditanggung namun  setidaknya bisa meminimalisir beban atau risiko keuangan dikala gejala Covid-19 mendera.

  • Sistem Pembayaran Cashless

Berbagai tes yang harus dijalankan oleh para ODP maupun Anda yang ingin memastikan diri tidak terjangkit virus corona itu ada banyak. Mudah bagi Anda yang mempunyai cash mencukupi, namun bagaimana mereka yang mengandalkan asuransi terlebih dengan sistem reimburse?

Tetap saja Anda harus punya dana sendiri untuk membayar dulu ongkos yang ditagihkan, gres lalu mengajukan klaim dan dua minggu kemudian mendapatkan penggantian dari pihak asuransi. Jika Anda bukan tipe orang yang mampu menabung dan senantiasa memiliki cash semestinya pilih jenis asuransi yang menawarkan klaim secara cashless.

Asuransi dengan tata cara cashless ini sangat gampang dipakai, kita hanya perlu menunjukkan kartu kepesertaan asuransi kepada pihak rumah sakit dan semua jenis perawatan yang diperlukan mampu segera ditemukan.

  • Menyediakan Plan yang Lengkap

Tiap perusahaan asuransi memperlihatkan plan yang berlainan-beda, dan besar premi yang juga berlainan. Yang perlu diamati yaitu area pertolongan yang diberikan perusahaan asuransi. Ada jenis asuransi yang menunjukkan plan domestik dan internasional, ada pula yang domestik saja atau internasional saja.

Sebaiknya, pilih yang area coverage nya paling luas. Sebab tidak ada yang tahu kapan dan dimana Anda mampu terserang virus Covid-19 dan menawarkan tanda-tanda yang cukup parah. Dengan adanya asuransi Anda mampu menerima pelayanan medis yang lebih singkat dan maksimal.

  • Premi Terjangkau

Meski endemi corona yakni perkara hebat, namun perusahaan asuransi tetap menggolongkannya sebagai penyakit kritis. Tugas Anda adalah memastikan belanja asuransi sesuai dengan kondisi keuangan ketika ini.

Meski tunjangan kesehatan untuk keluarga sangat dibutuhkan tapi anggarannya jangan hingga menyedot lebih dari 10% pendapatan, alasannya kita juga mesti punya dana darurat bila kondisi ekonomi akibat virus corona ini makin menurun.

Daftar Asuransi yang Beri Proteksi Pasien Virus Corona

Setelah mengenali bagaimana menentukan asuransi yang sempurna ditengah pandemi corona yang terus meluas, sekarang saatnya mencari tahu perusahaan asuransi mana saja yang memberikan faedah khusus untuk pandemi ini.

Mengutip dari Kontan, meski tidak menyebutkan secara khusus tetapi beberapa daftar asuransi dibawah ini menjamin nasabahnya menerima pelayanan medis ketika mengalami tanda-tanda klinik akibat Covid-19.

1. FWD Life

PT FWD Life Indonesia menunjukkan dukungan kepada pemegang polisnya yang menderita penyakit akhir virus corona. FWD Life mengelompokkan virus yang berasal dari Wuhan, China itu selaku penyakit infeksi.

FWD Life pun akan tetap memberikan duit pertanggungan secara penuh terhadap pemegang polis yang meninggal akibat Covid-19. Sementara untuk rawat inap juga menjadi pertanggungan perusahaan.

Kompensasi akan diberikan jikalau Anda atau anggota keluarga Anda didiagnosis menderita penyakit kritis sebelum berusia 80 tahun dan paling kecil berusia 1 bulan.Â

Kompensasi yang diberikan meliputi 49 penyakit kritis. Kompensasi akan menghemat jumlah duit pertanggungan dasar. Uang pertanggungan minimum adalah 25% dari duit pertanggungan dasar.

FWD Life juga bakal menunjukkan manfaat karantina sekaligus sebesar Rp 5 juta untuk tertanggung dan Rp 2,5 juta untuk masing-masing anggota keluarga. Adapun faedah meninggal suplemen untuk tertanggung sebesar Rp 50 juta. Sedangkan layanan klaim untuk Covid-19 dengan hotline 24 jam.

FWD juga menawarkan kemudahan proses klaim bagi nasabah yang aktual Covid-19, dengan adanya klaim secara online dan dilaksanakan dalam waktu 3 jam saja. Dokumen klaim cuma berupa foto atau softcopy surat informasi dokter atau resume medis dan bukti rawat inap yang dapat dikirimkan melalui WhatsApp atau e-mail ke FWD Life.

2. Sun Life

PT Sun Life Financial Indonesia juga mengklaim menunjukkan sumbangan terhadap para pemegang polisnya yang mampu diadaptasi dengan wabah virus corona 2019. Sun Life Indonesia menghadirkan acara khusus berupa sumbangan derma embel-embel bagi pasien yang kasatmata terinfeksi virus corona.

Perlindungan tambahan yang diberikan ialah faedah tunai sebesar maksimum Rp 10 juta baik di kawasan Indonesia maupun di luar. Dana itu akan diberikan satu kali kepada setiap nasabah yang didiagnosa faktual COVID-19. Periode tunjangan perhiasan ini berlaku sejak 1 Februari 2020 – 30 April 2020.

Namun bantuan yang bersifat perhiasan ini hanya berlaku untuk nasabah Sun Medical Platinum dan Sun Medical Executive, baik Syariah maupun Konvensional.

Menariknya tidak ada masa tunggu yang diberlakukan, sehingga Anda mampu eksklusif menggunakan kartu kepesertaan untuk kebutuhan investigasi Covid-19.

3. Generali

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia lewat Global Medical Plan juga mengambil langkah yang sama, dengan memperlihatkan klaim pada nasabah yang terpapar atau terinfeksi virus corona. Generali secara sarat akan menjamin dan menanggung pengobatan nasabah yang terinfeksi virus corona menyesuaikan ketentuan polis.

Namun, nasabah juga harus menentukan bahwa jenis penyakit yang diderita masuk dalam pertanggungan polis. Untuk mempercepat klaim sebaiknya pastikan persyaratan dokumen dilengkapi. Kartu kepesertaan juga mesti melalui abad tunggu sebelum bisa dipakai. Untuk klaim sendiri Generali memakai metode cashless.

Generali juga akan menawarkan pemberian sedih sebesar Rp 10 juta rupiah, bagi nasabah individu yang meninggal dunia akibat Covid-19. Generali menegaskan akan menunjukkan bantuan komplemen 10% dari uang pertanggungan sampai optimal Rp 500 juta untuk pemegang polis individu yang  kasatmata terdiagnosa Covid-19.

Namun faedah khusus ini cuma diperuntukkan bagi nasabah plan iPLAN yang gres bergabung pada 16 Maret 2020. Manfaat ini berlaku hingga 30 September 2020.

4. AIA

Sebagai salah satu perusahaan asuransi yang sudah bangkit lama di Indonesia, PT AIA Financial (AIA) juga mempunyai produk asuransi dukungan kepada virus corona. AIA memutuskan akan memperlihatkan manfaat khusus terhadap semua nasabah AIA yang faktual terdiagnosis virus corona.

Manfaat khusus tersebut berupa ongkos rawat inap karena terinfeksi virus Corona, serta manfaat khusus lain berupa dana tunai sebesar Rp 1,5 juta per hari selama rawat inap hingga maksimum 30 hari.

Ini ialah jenis faedah tambahan yang diberikan AIA untuk nasabah usang mereka. Polis dapat digunakan saat nasabah kasatmata terdiagnosis terinfeksi virus corona mulai 6 Februari 2020 sampai 31 Maret 2020.

5. Prudential

Prudential Indonesia meluncurkan inisiatif untuk menunjukkan derma perhiasan dan banyak sekali fasilitas bagi Nasabah yang dirancang secara khusus untuk perkara jerawat COVID-19. Kebijakan ini mulai berlaku dari 28 Januari – 30 April 2020

Perlindungan tambahan dan akomodasi ini diperuntukkan bagi seluruh Nasabah tertanggung. Yang mempunyai atau tidak mempunyai Manfaat Asuransi Kesehatan atau Rumah Sakit, dan terdiagnosa nyata terinfeksi COVID-19 oleh rumah sakit, pada periode inisiatif.

Perlindungan dan akomodasi pelengkap yang diberikan ialah sebagai berikut:

  • Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1.000.000/hari, bila Nasabah terdiagnosa nyata terinfeksi COVID-19 oleh rumah sakit pada kala inisiatif, dan menjalani rawat inap, dijumlah semenjak tanggal awal Nasabah masuk ke rumah sakit, sampai keluar, optimal 30 hari.
  • Prosedur klaim mudah untuk Manfaat Tunai perhiasan: Nasabah cuma perlu melampirkan surat diagnosa faktual terinfeksi COVID-19 dari rumah sakit dan dokumen penunjang.
  • Untuk Nasabah yang terlambat membayar premi balasan positif terinfeksi COVID-19 dan diagnosisnya diberikan di era inisiatif. Bagi Nasabah yang didiagnosis kasatmata terinfeksi COVID-19 di periode inisiatif dan mengajukan klaim secara reimbursement, Prudential Indonesia memperlihatkan perpanjangan deadline penyerahan klaim menjadi 120 hari.

itulah beberapa perusahaan asuransi di Indonesia yang secara tegas memperlihatkan manfaat pemberian terhadap virus corona untuk setiap nasabahnya. Tertarik menerima faedah yang mereka tawarkan? Tunggu apalagi secepatnya olok-olokan pembuatan polis asuransi Anda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed