tips Mengelola Polis Asuransi Hilang, Dan Apa Saja Yang Dibutuhkan

Posted on

Polis asuransi yang hilang pasti bakal bikin proses klaim jadi repot. Padahal, bisa saja kita tengah memerlukan klaim dari pihak asuransi segera. Misalnya, ketika terkena musibah kebanjiran dan akan melaksanakan klaim, polis asuransi telah hanyut terbawa arus. Atau ketika akan mengajukan klaim asuransi kebakaran, polis asuransinya terbakar di dalam rumah.

Cara Mengurus Polis Asuransi Hilang, dan Apa Saja yang Diperlukan

Kehilangan polis asuransi ini bisa saja terjadi, apalagi bila kawasan tinggal pemegang polis gres saja mengalami petaka. Apalagi, bencana mirip banjir dan tanah longsor sering tak bisa diprediksi oleh para tertanggung. Hal ini ialah salah satu penyebab polis asuransi pun bisa hilang.

Data atau berkas polis asuransi mampu saja rusak dan hanyut dikala terjadi bencana alam. Padahal tertanggung bakal sangat memerlukan dokumen untuk melaksanakan klaim. Namun, jangan cemas, kita tetap mampu melakukan klaim meski dokumen polis hilang dengan melakukan beberapa mekanisme yang sudah diputuskan oleh perusahaan asuransi terkait.

Polis asuransi hilang tidak cuma disebabkan alasannya tragedi dan bencana alam saja, polis asuransi pun mampu saja hilang dikala tertanggung gres saja pindah rumah dan beberapa dokumen tercecer. Hal lain yang bisa menimbulkan polis asuransi hilang seperti pencurian, maupun kebakaran yang bisa terjadi di rumah tertanggung. Oleh alasannya itu, seharusnya kamu selalu menyimpan polis asuransi dengan baik dan tentukan kawasan penyimpanannya gampang dijangkau.

Hal yang Perlu di Perhatikan

Jika polis asuransi hilang, seharusnya pastikan beberapa hal berikut ini semoga proses penggantian polis asuransi yang baru mudah. Pertama, tentukan polis asuransi kamu dalam kondisi yang aktif. Hal ini akan membuat proses duplikat polis asuransi menjadi lebih tanpa gangguan. Selain itu, klaim yang diajukan pun jadi lebih mudah. Sebab, bila polis asuransi kamu dalam status lapse atau tidak aktif, maka kemungkinan besar, klaim yang diajukan akan ditolak oleh perusahaan asuransi.

Untuk menghindari status polis lapse, hal yang perlu kau lakukan ialah mengeluarkan uang premi tepat waktu. Dengan membayar premi tepat waktu, maka polis asuransi ditentukan selalu aktif dan kau bisa melaksanakan klaim kapan saja. Makara, semestinya kerjakan pembayaran premi asuransi sesuai dengan waktu yang sudah diputuskan demi kemudahanmu di masa yang hendak tiba. Selain terhindar dari status polis lapse, kamu pun tidak terkena biaya lainnya alasannya adalah telat mengeluarkan uang premi.

Kedua, pastikan kamu menyimpan nomor polis asuransi di beberapa kawasan yang kamu ingat dan sering kamu pantau seperti ponsel hingga buku catatan. Hal ini akan mempermudah kamu di saat pengajuan klaim secara tiba-tiba berjalan. Selain itu, perusahaan asuransi juga akan lebih mudah melakukan verifikasi dan pencocokan data nasabah atau tertanggung.

Sebaiknya, jangan remehkan berkas dan dokumen untuk pencairan klaim seperti polis dan kartu identitas eksklusif. Lebih baik simpan polis asuransi dengan dokumen yang dibutuhkan dikala pencairan klaim. Hal ini bakal mempermudah kamu jikalau suatu saat membutuhkannya. Jangan lupa untuk menyimpan dokumen tersebut di kawasan yang gampang dijangkau.

Pengertian Polis Asuransi

Seperti yang kita ketahui, dikala asuransi ialah produk lembaga jasa keuangan yang sangat dibutuhkan oleh penduduk . Selain asuransi jiwa, ada juga asuransi kesehatan, asuransi ternak, dan banyak sekali pilihan asuransi lainnya. Asuransi diharapkan bisa mengubah kerugian finansial ketika hal yang tak terduga terjadi. Misalnya saja, kalau mengalami bencana alam ada beberapa hal yang terkena akhir dari bencana alam tersebut. Asuransi memproteksi kau dan keluarga tersayang dari risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Jika kamu sudah mengajukan asuransi, maka berikutnya perusahaan asuransi sebagai penanggung dan nasabah sebagai tertanggung akan terikat kontrak tertulis yang selanjutnya disebut polis asuransi. Dalam polis ini tertulis pengalihan risiko dan aneka macam syarat yang berlaku, termasuk jumlah uang pertanggungan, jenis risiko yang ditanggung hingga rentang waktu pinjaman. Selain polis asuransi, banyak juga yang menyebut polis selaku persetujuan polis dan akta asuransi. Adapun fungsi dari polis asuransi diantaranya yaitu sebagai bukti tertulis yang sah bagi kedua belah pihak.

Selain itu, polis asuransi adalah jaminan bagi nasabah untuk mengganti risiko maupun kerugian, saat nasabah mengajukan klaim maupun tuntutan hukum ketika terjadi kesalahpahaman. Selain itu, bagi perusahaan asuransi, polis asuransi yaitu tanda terima dari tertanggung maupun nasabah dan sebagai bukti bahwa nasabah sudah tunduk dengan hukum yang berlaku di dalam polis.

Jangan lupa untuk membaca dengan cermat banyak sekali hal yang ada pada polis asuransi. Kamu bisa menyimpan nomor polis asuransi pada ponsel berakal atau mencatatnya di buku eksklusif untuk mengantisipasi hal darurat yang mungkin saja terjadi. Namun, lebih baik simpan dokumen penting ini dengan benar agar membuat lebih mudah kau ketika mencarinya.

Mengurus Polis Asuransi yang Hilang

Apabila polis asuransi hilang, tetap damai. Hindari ketakutan alasannya di dikala genting, kepanikan akan membuat alur pikirmu jadi semrawut. Usahakan tetap damai dan ikuti mekanisme maupun tata cara yang sudah ditetapkan perusahaan asuransi apabila kau mengalami hal tersebut.

Meski polis asuransi hilang, perusahaan asuransi tetap akan memproses klaim asuransi dengan beberapa prosedur untuk mengajukan duplikat polis. Jika polis asuransi hilang, kamu mampu melaksanakan beberapa cara berikut ini:

1. Menghubungi Call Center Perusahaan Asuransi

Hal pertama yang mampu kau lakukan ialah menghubungi dan menelepon call center perusahaan asuransi. Jika kau membeli produk asuransi lewat distributor, maka hubungi biro asuransi sesegera mungkin. Kamu akan mendapatkan beberapa instruksi untuk melakukan mekanisme duplikat polis.

Agen asuransi terkait akan menolong kau mengorganisir kehilangan polis asuransi. Kamu bisa menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan untuk mengelola polis yang hilang ini. Pastikan kamu juga mengetahui ongkos yang diharapkan untuk mengorganisir polis asuransi yang hilang. Beberapa perusahaan asuransi mempunyai mekanisme yang berlainan terkait ongkos dan syarat dokumen yang diperlukan.

2. Surat Keterangan Hilang

Siapkan surat informasi hilang dari kepolisian. Sebagai salah satu dokumen tolok ukur untuk mengorganisir polis asuransi. Untuk mengurus surat keterangan hilang ini, caranya juga sangat mudah. Kamu cuma perlu mendatangi kantor polisi terdekat, kemudian sampaikan bahwa kau membutuhkan surat informasi hilang.

Biasanya petugas akan menanyai kau soal informasi barang yang hilang. Jika dalam hal ini polis asuransi, kau mampu menambahkan informasi nomor polis asuransi, kalau kau mencatat nomor polisnya. Namun jikalau tidak, sampaikan saja dengan sejujurnya kalau kamu tidak mengenali nomor polis asuransi tersebut.

Setelah menerima surat keterangan hilang dari kepolisian ini, kamu bisa datang ke kantor perusahaan asuransi yang ada di domisili, atau kantor perusahaan asuransi terdekat. Sampaikan pada petugas jika polis asuransi hilang.

3. Datangi Kantor Perusahaan Asuransi

Jika agen asuransi tidak mampu kamu hubungi, tetap damai. Kamu masih bisa mengunjungi kantor perusahaan asuransi terdekat, atau sesuai dengan kawasan tinggalmu. Jangan lupa bawa surat informasi hilang yang telah tersedia dari pihak kepolisian. Jangan lupa untuk melampirkan aneka macam identitas yang dibutuhkan seperti KTP.

Jika kamu mengalami bencana alam, kamu bisa eksklusif menelepon nomor call center perusahaan asuransi terkait untuk menerima instruksi selanjutnya. Perusahaan asuransi akan mencocokkan identitas kamu dengan data yang ada. Kamu mampu menawarkan laporan wacana kondisimu ketika itu juga.

Misalnya, bila kamu terjebak banjir di dalam mobilmu, jangan langsung nyalakan mesin. Segera hubungi pihak asuransi jikalau kamu memiliki asuransi kendaraan. Sebab, kalau kau tetap menyalakan mesin ketika banjir berlangsung, kerusakan yang terjadi balasan hal tersebut tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi.

4. Siapkan Biaya Duplikat Polis Asuransi

Beberapa perusahaan asuransi akan mengenakan biaya untuk pembuatan duplikat polis asuransi. Oleh alasannya adalah itu, tak ada salahnya jika kau bersiap dengan ongkos yang diharapkan untuk duplikat asuransi. Kamu mampu bertanya pada distributor asuransi terkait atau telepon ke call center untuk mendapatkan isu lebih rincian. Setiap produk asuransi akan memiliki biaya duplikat polis asuransi yang berlawanan.

Pembuatan duplikat polis asuransi tidak akan memerlukan waktu yang lama. Kamu mungkin akan menanti optimal sampai dua hingga tiga ahad untuk proses pengerjaan duplikat asuransi ini. Sehingga, jika kau kehilangan polis asuransi karena lupa menyimpannya, kamu bisa secepatnya mengorganisir polis asuransi hilang ini, sebelum ada musibah atau hal-hal yang tak diharapkan terjadi.

Pastikan kau sudah mengerti rangkaian dari pengerjaan duplikat asuransi dan syarat serta dokumen apa saja yang diharapkan untuk mengajukan duplikat asuransi yang hilang. Prosesnya tidak sukar dan sangat mudah. Kamu bisa berkonsultasi dengan agen asuransi terkait.

5. Gunakan E-Polis

Saat ini beberapa perusahaan asuransi telah menerapkan penerbitan e-polis. Hal ini menciptakan nasabah dan tertanggung tidak perlu menyimpan polis asuransi dalam bentuk fisik atau hardcopy. E-polis ini sudah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai polis asuransi yang sah dan ialah dokumen yang memenuhi syarat bila nasabah mengajukan klaim.

Dengan memakai e-polis, kau pun jadi tidak cemas polis asuransi rusak atau terbawa banjir. Polis asuransi dalam format digital ini mampu tersimpan di dalam ponsel pandai dan email kamu. Hal ini akan memudahkan kau dalam penyimpanan. Namun, belum semua perusahaan asuransi menerapkan hal ini. Jika kamu lebih menggemari paperless dan telah terbiasa dengan dokumen digital, kau mampu menentukan polis asuransi dengan e-polis ini pada perusahaan asuransi yang telah menawarkan kemudahan ini.

(Baca Juga: Senang Naik Transportasi Umum? Ini 3 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki)

Demikian ialah beberapa cara untuk mengelola polis asuransi hilang. Agar kamu bisa mendapatkan akomodasi layanan untuk mengurus polis asuransi hilang, maka hal yang paling utama yaitu memilih perusahaan asuransi terpercaya. Jangan gampang terbujuk rayu biro asuransi dari perusahaan yang tidak terpercaya. Sebab, hal ini mampu merugikanmu di era yang hendak datang.

Sehingga, tentukan produk asuransi yang akan kau beli dari perusahaan swasta terkait telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Asuransi swasta yang telah terdaftar dan memiliki izin pastinya akan memperlihatkan produk keuangan yang sehat dan melindungi nasabahnya dengan baik. Hal ini pun menambah rasa aman dan tenteram pada setiap nasabah dan tertanggung perusahaan asuransi tersebut. Dengan memilih produk asuransi dari perusahaan terpercaya, keamanan finansial kita pun jadi lebih terjamin.

Oleh karena itu, pastikan kamu memilih perusahaan asuransi terpercaya dan bandingkan setiap produk asuransi semoga bisa mendapatkan manfaat asuransi dengan optimal, sesuai dengan kemampuan. Pilih asuransi hanya di Cekaja.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *