tips Mutasi Mobil dan Motor Bermotor, Gampang Dan Hemat Tanpa Calo!

Posted on

Mutasi kendaraan bermotor ialah hal yang wajib dijalankan, oleh para pemilik kendaraan yang berpindah domisili. Caranya yaitu dengan mendaftarkan ulang kendaraan sesuai domisili yang baru.

Apabila kau melaksanakan mutasi kendaraan bermotor, maka nantinya plat nomor kendaraanmu akan diganti dengan plat nomor gres, yang cocok dengan domisili mu ketika ini.

Namun tidak cuma plat nomor saja yang berganti gres, tetapi BPKB dan STNK kendaraan yang lama pun akan diganti dengan yang baru.

Dengan begitu, maka nantinya ketika kamu ingin mengurus beberapa keperluan terkait kendaraan, seperti bayar pajak dan lain sebagainya, semua prosesnya berlangsung lebih mudah.

Untuk itu, melakukan mutasi kendaraan bermotor sungguh penting. Nah, buat kamu yang ingin melaksanakan mutasi kendaraan, pada pembahasan kali ini CekAja.com akan memberikan berita lengkap terkait mutasi kendaraan bermotor sebagai berikut.

Apakah Penting Melakukan Mutasi Kendaraan Bermotor?

Jika berbicara tentang penting tidaknya melakukan mutasi kendaraan bermotor, bergotong-royong itu semua tergantung keperluan.

Mutasi kendaraan menjadi sungguh penting, kalau kamu berbelanja kendaraan bermotor dari luar daerah tempat kamu tinggal, baik itu beda kota namun di satu provinsi yang sama, maupun luar daerah (lintas provinsi).

Untuk lebih jelasnya, mutasi di satu provinsi yang sama atau satu daerah itu yaitu perpindahan alamat pemilik, dari wilayah Samsat yang usang ke daerah Samsat baru, tetapi dengan nomor polisi yang sama.

Seperti pola, kamu berbelanja kendaraan dari pemilik yang berdomisili di DKI Jakarta dengan nomor polisi B. Lalu, kamu akan menggantinya ke alamat baru di Depok dengan nopol yang sama, yakni B.

Maka, mutasi yang dikerjakan ialah mutasi satu daerah. Karena meskipun berpindah Samsat, namun nopol yang dipakai masih sama, yakni B.

Sementara untuk mutasi luar tempat (lintas provinsi), kamu tidak cuma perlu melaksanakan perpindahan alamat saja, namun kau juga mesti mengubah nomor polisi, mengikuti plat nomor daerah lokal.

(Baca Juga: 4 Cara Cek Pajak Kendaraan Bermotor)

Di sisi lain, mutasi kendaraan juga tidak perlu dikerjakan, bila kau membeli kendaraan bekas dari orang lain yang masih satu daerah dengan daerah tinggalmu.

Pasalnya, kalau kau membeli kendaraan bekas dari satu wilayah yang sama, kamu hanya perlu melakukan balik nama saja, tanpa perlu mutasi kendaraan.

Dengan begitu, mampu ditarik kesimpulan jika penting tidaknya mutasi kendaraan bermotor, tergantung pada kondisi dan kebutuhannya.

Sebab, tujuan dari mutasi kendaraan sendiri, adalah untuk mempermudah semua jenis permasalahan terkait kendaraan, baik itu proses perpanjangan STNK, bayar pajak kendaraan dan lain sebagainya.

Apa Saja Syarat untuk Mutasi Kendaraan Bermotor?

Jika kamu berniat untuk melaksanakan mutasi kendaraan, sebelumnya ada beberapa kriteria yang mesti kau penuhi terlebih dahulu, seperti:

  • KTP pemilik gres kendaraan bermotor, sebanyak dua rangkap
  • STNK asli dan fotokopi, sebanyak dua rangkap
  • BPKB asli dan fotokopi, sebanyak dua rangkap
  • Kuitansi jual beli kendaraan yang telah diberi materai 6000
  • Faktur pembelian kendaraan asli dan fotokopi
  • Fotokopi akta pendirian, keterangan domisili, surat kuasa yang telah diberi materai 6000 dan ditandatangani pimpinan, serta berstempel orisinil tubuh hukum terkait (apabila mutasi dikerjakan tubuh aturan)
  • Surat tugas orisinil yang sudah diberi materai 6000 dan ditandatangani pimpinan, serta berstempel instansi terkait (jika mutasi dilaksanakan instansi pemerintah).

Bagaimana Cara Mutasi Kendaraan Bermotor?

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu mengetahui beberapa hal terkait mutasi kendaraan bermotor, seperti urgensi dan persyaratannya, maka sekarang saatnya untuk kau mengenali bagaimana cara mutasi kendaraan bermotor.

Sebenarnya, cara mutasi yang perlu kau lakukan sangat mudah, tidak rumit seperti yang dibayangkan orang-orang kebanyakan.

Cara mutasi kendaraan bermotor pun terbagi menjadi dua, adalah cara mutasi kendaraan untuk roda dua dan tiga, serta mutasi kendaraan untuk roda empat.

Untuk tahu lebih jelas bagaimana cara mutasi kendaraan roda dua, tiga dan empat tersebut, yuk simak uraiannya berikut ini!

1. Cara Mutasi Kendaraan Roda Dua atau Tiga

Proses Pencabutan Berkas di Samsat Lama

  • Siapkan semua standar dokumen yang dibutuhkan
  • Datang ke samsat untuk melapor mutasi kendaraan sesuai dengan plat motor yang terdaftar dikala ini
  • Kemudian menuju ke bab loket mutasi, untuk menunjukkan BPKB dan KTP daerah yang hendak dituju
  • Melakukan cek fisik (gesek nomor rangka motor dan mesin), kemudian membayar sejumlah ongkos
  • Menuju ke bab loket mutasi kembali, untuk menyerahkan dua rangkap fotokopi BPKB, KTP dan STNK
  • Setelah itu, menuju ke bab fiskal dan mengeluarkan uang sejumlah biaya
  • Jika telah, kembali ke loket mutasi dan mengeluarkan uang sejumlah biaya, untuk mampu cabut berkas dari Samsat setempat
  • Sembari menunggu berkas keluar dalam abad waktu tertentu, kamu selaku pengendara motor nantinya akan diberikan surat jalan sementara.

Proses Penyerahan Berkas dan Mutasi ke Samsat Baru

  • Setelah berkas keluar dari Samsat yang usang, kamu mampu langsung melapor ke Samsat gres (Samsat tempat tujuan) dan menyerahkan semua berkas ke bab mutasi
  • Melakukan cek fisik kembali dan membayar sejumlah ongkos
  • Kemudian Samsat akan melaksanakan pengecekan silang ke Polda setempat, jika mutasi yang dikerjakan adalah mutasi lintas provinsi
  • Setelah itu, tunggu STNK dan plat nomor baru dalam periode waktu tertentu yang sudah diputuskan
  • Jika sudah sampai di waktu yang ditentukan, maka kamu mampu datang kembali ke Samsat untuk mengambil STNK dan plat nomor gres, kemudian mengeluarkan uang sejumlah ongkos yang dibutuhkan (mirip untuk pajak, plat nomor, STNK dan penulisan BPKB)
  • Tunggu BPKB yang sudah diperbarui sampai periode waktu yang diputuskan
  • Kemudian, bila telah hingga di waktu yang ditentukan, kau bisa mengambil kembali BPKB yang telah diperbarui.

2. Cara Mutasi Kendaraan Roda Empat

Proses Pencabutan Berkas di Samsat Lama

  • Siapkan semua tolok ukur dokumen yang dibutuhkan
  • Kemudian tiba ke Samsat untuk melapor mutasi kendaraan sesuai dengan plat mobil yang terdaftar ketika ini
  • Menuju bab loket mutasi, untuk menyerahkan berkas BPKB dan KTP daerah yang dituju
  • Setelah itu, menuju ke loket cek fisik kendaraan untuk menemui petugas setempat, kemudian menenteng berkas yang disiapkan
  • Kembali menuju ke loket mutasi, untuk menyerahkan semua dokumen (mirip fotokopi KTP, STNK, BPKB dan hasil cek fisik kendaraan)
  • Kamu sebagaipemilik kendaraan akan diberikan formulir registrasi, lalu isi dengan lengkap sesuai data yang diperlukan. Perlu diketahui, pada tahap ini pemilik kendaraan harus mengeluarkan uang sejumlah ongkos, berkisar Rp75 ribu – Rp250 ribu
  • Jika semua data yang diperlukan pada formular telah terisi lengkap, berikutnya kau menuju loket fiskal untuk mengambil berkas dan dokumen yang nantinya akan diajukan ke Samsat baru (Samsat kawasan tujuan). Pada tahap ini, pemilik kendaraan akan dikenakan ongkos sekitar Rp10 ribu
  • Setelah itu, menuju ke bab mutasi dan mengeluarkan uang sejumlah ongkos untuk cabut berkas dari Samsat setempat
  • Sembari menanti berkas keluar dalam kurun waktu tertentu, kau selaku pengendara motor nantinya akan diberikan surat jalan sementara.

Proses Penyerahan Berkas dan Mutasi ke Samsat Baru

  • Setelah berkas keluar dari Samsat yang lama, kamu bisa langsung melapor ke Samsat gres (Samsat daerah tujuan) dan menyerahkan semua berkas ke bab mutasi
  • Kemudian menuju ke loket cek fisik, untuk melegalisir semua berkas yang sudah diambil dari Samsat sebelumnya
  • Nantinya Samsat akan melakukan pengecekan silang ke Polda setempat, bila mutasi yang dijalankan yaitu mutasi lintas provinsi
  • Setelah itu, tunggu STNK dan plat nomor gres sampai kala waktu yang diputuskan
  • Jika telah sampai di waktu yang ditentukan, maka kau bisa tiba kembali ke Samsat untuk mengambil STNK dan plat nomor gres, lalu mengeluarkan uang sejumlah biaya yang diperlukan (seperti untuk pajak, plat nomor, STNK dan penulisan BPKB)
  • Tunggu BPKB yang sudah diperbaharui sampai era waktu yang ditentukan
  • Kemudian, jikalau sudah hingga di waktu yang diputuskan, kamu mampu mengambil kembali BPKB yang sudah diperbarui, dengan menjinjing tanda terima dan fotokopi KTP.

Biaya yang Dibutuhkan untuk Mutasi Kendaraan Bermotor

Berbicara perihal ongkos mutasi kendaraan bermotor, sebagian dari kamu mungkin akan berpikir bila biaya yang diharapkan sangat besar.

Mengingat, penduduk mempunyai pandangan jikalau proses atau tahapan untuk melaksanakan mutasi kendaraan cukup rumit.

Padahal, jika menyaksikan pembahasan sebelumnya, cara mutasi kendaraan itu sangat gampang. Sehingga, ongkos diperlukan untuk mutasi kendaraan pun tidak terlalu besar, mirip jika kau memakai jasa calo untuk mengurus mutasi kendaraanmu.

Maka dari itu, biar lebih jelas apa saja ongkos yang mesti dibayarkan beserta besarannya, di bawah ini CekAja.com telah merangkum beberapa ongkos yang mesti dibayarkan selama proses mutasi, yang di antaranya yaitu:

  • Biaya cabut berkas untuk kendaraan roda dua, sebesar Rp150 ribu
  • Biaya cabut berkas untuk kendaraan roda empat, sebesar Rp250 ribu
  • Biaya cek fisik kendaraan roda dua atau empat, sebesar Rp20 ribu (tergantung Samsat)
  • Biaya pencetakan BPKB gres untuk kendaraan roda dua atau tiga, sebesar Rp225 ribu
  • Biaya pencetakan BPKB gres untuk kendaraan roda empat, sebesar Rp375 ribu
  • Biaya penerbitan STNK gres untuk kendaraan roda dua, sebesar Rp100 ribu
  • Biaya penerbitan STNK gres untuk kendaraan roda empat, sebesar Rp200 ribu
  • Biaya pengukuhan STNK gres untuk kendaraan roda dua atau tiga, sebesar Rp25 ribu
  • Biaya pengesahan STNK gres untuk kendaraan roda empat, sebesar Rp50 ribu
  • Biaya penerbitan surat mutasi kendaraan roda dua atau tiga, sebesar Rp150 ribu
  • Biaya penerbitan surat mutasi kendaraan roda empat, sebesar Rp250 ribu.

(Baca Juga: Kemudahan Membuat dan Perpanjang SIM Online)

Nah itulah beberapa hal terkait mutasi kendaraan bermotor yang sudah kamu pahami, mulai dari urgensinya, tolok ukur yang mesti dipenuhi, cara mutasi kendaraan bermotor, sampai apa saja ongkos yang harus dibayarkan selama proses mutasi.

Bagaimana, setelah mengetahui semua informasi tersebut, kini pandangan terkait mutasi kendaraan sudah berkembang menjadi lebih gampang bukan?

Terlebih, mutasi kendaraan ini cuma didedikasikan untuk kendaraan yang berasal dari luar kawasan domisili saja.

Dengan tujuan, untuk mempermudah semua problem terkait kendaraan nantinya, baik itu perpanjangan STNK, pembayaran pajak dan lain sebagainya.

Jika problem terkait mutasi kendaraan sudah tamat, maka berikutnya kamu mampu mengurus urusan lainnya terkait kendaraan, seperti contohnya pertolongan kendaraan.

Yang mana, kau mampu memproteksi kendaraanmu dengan asuransi kendaraan. Sebab, asuransi kendaraan akan memperlihatkan jaminan tunjangan untuk kendaraanmu dari banyak sekali risiko kerusakan.

Sehingga, jikalau nantinya terjadi sesuatu pada kendaraanmu, maka kamu tidak perlu lagi sakit kepala memikirkan besarnya biaya perbaikan.

Kaprikornus, buat kamu yang sampai dikala ini belum melindungi kendaraanmu dengan asuransi kendaraan, bisa segera mengajukannya melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kendaraan yang bisa kau pilih sesuai keperluan dan kemampuan finansial.

Tidak cuma itu, proses pengajuannya pun sungguh gampang, cepat dan kondusif, alasannya adalah CekAja.com telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan kendaraan terbaikmu sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *